Unduh Ebook Menjadi Organisatoris Andal

Untuk unduh ebook Menjadi Organisatoris Andal (MOA), klik tautan berikut: https://bit.ly/EbookMOA Password pdf : MOAMANTAP25 ...

Jumat, 10 Juli 2020

Kutipan Film Bumi Manusia

Seorang yang terpelajar harus berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan. (Jean)

Cinta itu indah juga kebinasaan yang membuntutinya. Jadi, harus berani menghadapi akibatnya. (Jean)

Hidup bisa memberi segala kepada semua yang mau mencari tahu dan pandai menerima (Nyai Ontosoroh)

Menjadi beradab tidak melulu lahir dari rahim manusia beradab pula. (Minke)

Kamu memang pintar, tapi jangan merendahkan orang yang kamu anggap nggak ngerti semua perkara, segala sesuatu yang kamu ketahui. Nek wani ngalah iku gede wekasane. (Ibu Minke)

Pribumi atau bukan, bukan ukuran. Tulisan - pikiran bagus adalah tulisan - pikiran yang bagus. Malah, bisa kita pelajari. (Guru HBS)

Tanpa cinta terhadap sastra, diskusi kalian tidak lebih dari dengungan lebah. (Asisten Residen de la Croix)

Tidak ada yqng bisa lepas dari masalah, Anakku. Baik dan buruknya manusia tergantung caranya menyelesaikan masalah. (Ibu Minke)

Meski pikiranmu sudah maju, tetaplah jadi Jawa yang fasih. Pasrahkan jiwa dan ragamu pada Tuhan Yang Maha Esa (Ibu Minke)

Sumber gambar : zetizen.jawapos.com





Kamis, 25 Juni 2020

Buku Agar Kuliah Tak Jadi Sia-Sia


Reposted from @guepedia_penerbitan ...
Agar Kuliah Tak Jadi Sia-Sia
PENULIS: Sang Perindu Rinai
Ukuran : 14 x 21 cm
ISBN : 978-623-270-325-4
Terbit : Juni 2020
Harga : Rp 100000
www.guepedia.com

Sinopsis: "Bro, gimana sih kuliah yang bener itu? Kok rasanya kuliah gini-gini aja ya. Gak ada yang spesial gitu." "Bro, aku kan kuliah sambil gabung organisasi. Nah, aku merasa kesulitan mengatur waktu antara kuliah dan organisasi. Ada solusi nggak?" Pertanyaan seputar dunia mahasiswa, dosen, akademik, dan organisasi dibahas tuntas di buku ini. Tidak hanya ketika kuliah, persiapan sebelum dan pasca kuliah pun dijelaskan dengan rinci.

Senin, 15 Juni 2020

Ulasan Buku - Roughing It (Blusukan) - Mark Twain


Judul Buku : Roughing It - Blusukan
Penulis : Mark Twain
Halaman : 682 halaman
Pengulas : Muhammad Amin

Tentang Perjalanan dan Mengulik Sejarah

Buku ini mengisahkan Mark Twain dan kakaknya, Sekretaris Nevada yang melakukan perjalanan panjang dari perbatasan Missouri ke Nevada. Berlayar dari St. Louis ke St. Jo, naik kereta pos dari St. Jo ke Carson City, Nevada. Ia selipkan juga pengalamannya di Siria. Agar lebih mendapatkan feelnya, sembari membaca novel ini, bisa membuka goofle map atau google earth. Akan tampak bagaimana kondisi wilayah yang ditempuh. Kalau zaman sekarang mungkin biasa, tetapi zaman dahulu dengan kereta pos dan semacamnya tentu sangat menegangkan dan berbeda. Saya coba cari tahu jarak St. Joseph Misouri hingga Carso City sejauh 1500 an mil. Untuk saat ini bisa ditempuh hanya dalam 1 hari. Tetapi, kala novel ini ditulis, perjalanan membutuhkan mingguan untuk sampai ke tujuan.

Kamis, 04 Juni 2020

Hari Pendidikan vs Hari Buruh

Kemarin adalah peringatan hari pendidikan nasional. Orang berbondong-bondong membuat ucapan selamat hari pendidikan nasional. Dilengkapi dengan gambar Ki Hajar Dewantoro dengan kata-katanya "Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.


Membuat ucapan semacam itu sah-sah saja, tetapi mari kita mulai mengambil langkah-langkah yang jauh lebih konkret. Kita renungkan sudah sejauh manakah pendidikan nasional kita. Beberapa usaha tersebut bisa berupa berbagi tulisan inspiratif seputar pendidikan, entah tokoh, lembaga, atau tindakan nyata.

Beberapa lainnya tak banyak bermain kata, mereka terjun ke pelosok negeri menyebarluaskan ilmu. Mereka rela jauh dari keluarga untuk memajukan pendidikan di sana. Ada komunitas Indonesia Mengajar yang sudah melakukan hal semacam ini. Ada banyak pula gerakan serupa dari berbagai latar belakang.

Hari ini, di tengah pandemi Covid-19 ini, kita diminta belajar dari rumah. Sayang seribu sayang, masih banyak kendala dihadapi. Terutama bagi mereka yang tidak memiliki kondisi ekonomi yang cukup. Mereka harus tertatih-tatih mencari wifi di beberapa tempat yang bisa jadi jauh dari tempat tinggalnya. Bahkan kabarnya ada yang sampai meninggal dunia sebelum mendapatkan sinyal wifi. Innaalillah.

Beberapa mahasiswa bahkan melakukan demo virtual dengan membuat petisi sebab tak mampu berkuliah daring. Alasan ekonomi, susah sinyal, kondisi ekonomi yang lemah menjadi latar belakangnya. Hal semacam ini patut menjadi perhatian kita. Era digital belum ditunjang dengan fasilitas pendidikan, akses pendidikan yang mudah bagi semua.

Terbesit pikiran, apa ini alasan mengapa hari pendidikan nasional berdekatan dengan hari buruh nasional? Karena kondisi seperti sekarang, maka ekonomi lemah, akibatnya pendidikan tak mudah diakses. Atau sebaliknya, meskipun sebagian orang sudah mampu menempuh pendidikan setinggi mungkin, nyatanya lapangan pekerjaan tidak seluas yang dibayangkan. Ironis sekali bukan?

Ya begitulah pendidikan kita. Bagi yang masih bisa belajar daring dengan tenang dari rumah, bersyukurlah. Bagi yang masih bisa bekerja dari rumah dan menghasilkan pundi-pundi rupiah. Di luar sana, banyak orang diputus kerja. Banyak orang tak mampu belajar daring dengan nyaman dan tenang.

Solusinya bagaimana dong agar pendidikan maju? Ya silakan berpikir. Contohnya sudah banyak. Kamu paham maksudnya kan?

@muhamin25 #Ramadan1441H #Ramadanday10 #onedayonepage #dakwahdigital #03052020

Senin, 01 Juni 2020

Challenge Myself


Alhamdulillah, hari ini saya kembali menantang diri untuk membaca buku minimal 20 halaman per hari. Beberapa waktu lalu, saya pernah mengikuti komunitas Indonesia Gemar Membaca dengan target membaca minimal 10 halaman saja. Kali ini saya bergabung dengan grup @odteps_community (One Day Twenty Pages) sehari 20 halaman.

Saya bertemu banyak kawan dari berbagai latar belakang dan wilayah di Indonesia. Referensi bacaan pun beragam, mulai novel, cerpen, religi, sampai jurnal pun ada. Selain membaca, kita juga diminta untuk mengulas buku yang sudah dibaca yang nantinya akan diposting ke akun instagram milik ODTePs.

Saya lupa dari mana saya kenal ODTePs, yang saya ingat dari kiriman teman-teman di beberapa grup. Saya tertarik dan tanpa berpikir panjang langsung mendaftar begitu saja. Saya senang berada di komunitas ini karena selain menambah relasi, saya juga menambah referensi bacaan dan kawan diskusi yang menarik terkait literasi. Bahkan, tidak sengaja saya juga dipertemukan dengan dua santri saya, @itsnamasru dan @alial.asr_ dalam NGOPIKU (Ngobrol Pintar Tentang Buku) yang diadakan oleh ODTePs. Semoga komunitas literasi semacam ini terus berjaya di masa mendatang dan memberi kontribusi nyata terhadap peradaban bangsa.

@muhamin25 #tantangan #konsisten #20halamanperhari #ODTePs #buku #literasi #membacabuku #01062020
Back to top