Unduh Ebook Menjadi Organisatoris Andal

Untuk unduh ebook Menjadi Organisatoris Andal (MOA), klik tautan berikut: https://bit.ly/EbookMOA Password pdf : MOAMANTAP25 ...

Kamis, 09 April 2009

Pemimpin Yang Baik


Seorang ustadz ketika sholat jum’at berkhutbah tentang ciri2 pemimpin yang baik. Apa aja sich sebenarnya yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin agar memimpin dengan baik dan benar. Inilah ciri2nya :
1.suka berbagi (terbuka) dengan yang dipimpinnya.
Maksudnya apa? maksudnya adalah pemimpin iu suka berbagi, kalau ada permasalahan yang berkenan dengan yang dipimpinnya, ia bersikap terbuka, tidak menutup diri, mau menerima kritik, usulan dan lain sebagainya dari yang dipimpinnya.
2.Suka bangun malamPemimpin yang baik cirinya adalah suka bangun malam untuk meminta kepada Allah supaya yang dipimpinnya selalu dalam keadaan sehat sepanjang hidupnya. Meminta perlindungan kepada-Nya agar selalu diberkati kepemimpinannya. Meminta petunjuk untuk menyelesaikan sesuatu yang sedang terjadi dengan yang dipimpinnya. Bukan malah pmenjadi pemimpin yang suka tidur, bangun molor, tidak memperhatikan yang dipimpinnya. Kalau begitu mana bisa maju negara kita ini.

Konsep Mata


Sekarang kita kaji tentang konsep mata kita yang bult ini. Apa sich, maksud dari konsep mata kita ini ? Telah kita tahu bahwa matta kita terdiri dari 2 bagian, yang satu berwarna hitam yang satu berwarna putih ? ruzz kenapa ? nah, bisa kita simpulkan bahwa mata kita terdiri dari dua unsure berbeda yang tak dapat kita pisahkan satu sama lain, yaitu sisi positif (warna putih) da sisi negaif (warna hitam). Nah, itulah yang menjadi konsep dalam gerak kita. Mata kita bisa digerakkan karena adanya dua sisi tersebut. Dan satu lagi, ternyata konsep gerak dalam kehidupan sehari-hari pun tak lepas dari dua sisi tersebut, yaiu positif dan negaif.
From : Religious Teacher

MUHAMMAD AMIN

Konsep Gunung


Pernahkah anda berpikir tentang konsep suatu gunung dengan adanya satuan pendidikan yang ada di negara Indonesia. Ternyata, ada hubungannya lho. Apa? Kita kaji satu per satu. Ketika di Taman Kanak-kanak kita diajari tentang membaca dan menulis. Menuju ke Sekolah Dasar kita diajari tentang membaca, menulis, menghitung. Namun, sedikit lebih tinggi atau dalam daripada di Taman Kanak-kanak dan itu masih dipelajri secara keseluruhan. Melangkah ke SMP kita diajar dengan pelajaran yang lebih spesifik dan dalam lagi. Misalnya, kalau di SD kita diajar pelajaran IPA, maka di SMP pelajaran tersebut akan bercabang lagi menjadi Fisika, Biologi, Kimia,dsb. Namun, tetap juga ini semua masih dipelajari dengan semestinya. Masuk ke SMA, kita akan merasakan hal yang sedikit berbeda dengan di SMP. Badan kita sudah semakin tinggi dan besar, serta pelajarannya juga semakin kompleks saja. Nanti kalau di semester 2 biasanya siswa SMA itu sudah masuk pada jurusan tertentu, misalnya IPA atau IPS ataupun bidang-bidang yang lain. Di Universitas, pelajaran-pelajaran tersebut semakin dikerucutkan lagi dengan adanya jurusan yang semakin spesifik, kalau IPA, IPA bidang apa yang akan diambil/dipelajari ? apakah IPA terapan, murni, atau yang lain. Yang penting adalah kalau kita sudah seperti ini, kita tidak boleh lupa dengan dasar yang telah kita bangun bertahun-tahun yang lalu supaya kita semakin yakin dan menghargai orang lain.

MUHAMMAD AMIN
Back to top