Sabtu, 17 Agustus 2013

,

OPAK penuh KONSPIRASI BUSUK


Beberapa hari ini, MSAA digemparkan dengan sedikit isu dan fitnah yang sangat kecil namun begitu besar di mata MSAA. Apa itu? Masalah iuran yang kami (Mabna Ibnu Sina dan beberapa mabna putra yang lain) lakukan. Awalnya, kami memang meminta iuran kepada mahasantri sebesar 10.000/orang. Tujuan kami adalah untuk membelikan dengan uang 10.000 tersebut alat-lat kebersihan dan konsumsi ketika nanti akan ada outbound.Karena memang ternyata tidak semua mahasantri paham, akhirnya hal ini terdengar pula oleh pihak kampus yang dikompori oleh DEMA-U.Karena mungkin mereka menganggap ma'had sudah mendahului langkah mereka untuk menarik uang dari MABA 2013. 


Akhirnya, dengan penuh konspirasi mereka, kami pun membuat sebuah konspirasi untuk menjatuhkan mereka dan mengunggulkan kami, para musyrif/ah yang ada di ma'had. Tetapi, langkah kami terhenti lantaran surat tembusan dari rektor kepada Mudir MSAA, Gus Is beserta seluruh murobby/ah mabna yang sempat membuat kami naik pitam. Malam harinya ketika kumpul pendampingan, kami menegaskan kembali kepada MABA bahwasannya ma'had telah difitnah oleh pihak kampus yang ingin memanfaatkan momen-momen yang memang sebenarnya ini kesempatan atau milik mereka. Mereka memang pintar, cukup busuk, penipu, bermuka dua dan sangat kontra dengan ma'had. Mungkin mereka tidak sadar ketika dulu mereka berada di ma'had seperti apa, mereka tidak tahu unggah-ungguh, mereka bertindak seenaknya sendiri, tidak menghormati yang ada di ma'had, mencaci maki dan terus saja mencari kesalahan yang ada di ma'had supaya mereka nantinya mendapat profit. Asal kalian tahu, waktu saya OPAK 2012 tahun lalu, kami, MABA 2012 ditarik uang banyak sekali untuk beli buku dan berbagai kebutuhan OPAK yang lain, yang apabila dipikir untuk apa sih itu semua, padahal sudah ada anggaran untuk OPAK itu sendiri. Itu baru OPAK, belum OSFAK dan OSJUR yang sangat menyiksa kantong MABA. Mereka-Panitia OPAK-sudah melakukan semacam konsolidasi jahat yang dibungkus dengan apik untuk mncari profit dalam kegiatan OPAK tersebut. Ternyata, mereka sudah menentukan siapa yang menjadi PJ Buku, PJ Alat-alat dsb. Tetapi terakhir yang kudengar ketika rapat siang kemarin adalah bahwa MABA 2013 akan ditarik uang maksimal 100.000 untuk OPAK kali ini.  Tetapi sama saja, pada intinya mereka alhirnya akan kaya melalui kegiatan itu dan terus menerus memberi doktrin jelek kepada MABA 2013 untuk senantiasa menjelek-jelekkan ma'had. Terkadang, mereka mengaku menjadi mahasantri dan dengan tanp rasa sopan dan hormat menyelonong masuk dan meminta para musyrif untuk diijinkan melihat berbagai fasilitas yang ada di mabna. Bahkan, dia sudah mendoktrin adiknya sendiri untuk selalu kontra dengan ma'had. Ada masalah lain lagi, sampai-sampai ada ibu dari MABA putri yang tidak mau pulang sebelum fasilitas ma'had terpenuhi, hingga akhirnya CO Mabna harus senantiasa menemaninya dari sore sampai malam hampir larut.    

MUHAMMAD AMIN
Lokasi: Malang, Malang City, East Java, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. :)

Podcast Sang Pembelajar