Minggu, 09 Februari 2014

Indahnya Menimba Ilmu di Negeri Orang

       Di era modern ini, era dimana sarana transportasi dan komunikasi begitu cepat dan efisien, siapa sih yang tidak ingin menuntut ilmu di luar negeri. Tak terkecuali diri ini, saya pun juga bekeinginan suatu saat nanti 'tuk bisa barang sebentar menimba ilmu di negeri orang. Memang, sudah banyak info-info beasiswa didapatkan dari berbagai sumber, mulai mading fakultas, mading kampus, WA, apalagi internet yang sebegitu banyaknya. 
    
       Memang, semua itu tidak mudah. Kita harus berlomba dengan peserta lain yang sama-sama ingin mendapatkan beasiswa belajar di luar negeri. Kompetensi, mental, fisik,dsb harus disiapkan dengan baik oleh peserta yang ingin lolos mendapatkan beasiswa belajar di luar negeri. Menimba ilmu di negeri orang kadang memiliki sensasi dan kisah tersendiri bagi siapa saja yang menjalaninya. Selain belajar, tentu banyak tempat-tempat rekreasi menarik di negara asing tersebut. Sebut saja di Madinah, kita bisa mengunjungi masjid Nabawi, di Mekkah ada Masjidil Haram. Bila pergi ke Eropa, dapat kita kunjungi Menara Eiffel, Big Ben, berbagai stadion sepakbola yang terbilang wah, dsb. 
       
       Sensasi lainnya adalah kita dapat berkenalan dengan banyak orang dari berbagai negara di dunia, berbicara bahasa inggris atau bahasa arab, atau bahasa lainnya cap cis cus. Kita juga temukan berbagai kebudayaan yang mungkin berbeda 180 derajat dari yang selama ini kita tahu di negeri kita sendiri. Kata seorang teman yang sekarang sedang balajar di Universitas Internasional Afrika, Khurtoum, Sudan, kita dapat mendapatkan sebuah miliu pendidikan yang bertaraf tinggi, tidak seperti bila kita belajar di dalam negeri. Memang, taraf pendidikan di negara asing jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan negara sendiri
       
       Selain sensasi-sensasi di atas, terkadang pembelajar di luar negeri juga menghadapi beberapa kesulitan hidup seperti beradaptasi dengan musim yang begitu ekstrem, makanan halal yang kadang mudah, kadang susah didapatkan, suara adzan dari masjid, dsb. Itu semua kembali pada pribadi, bagaimana ia bisa hidup dengan nyaman di negeri orang. 

       Dan akhirnya, semoga siapa saja yang ingin menambah ilmunya di luar negeri, dimana pun itu, dapat tercapai dan mendapat hasil maksimal dari studinya. 

Salam sukses 

Lokasi: Bojonegoro, جاوة الشرقية، إندونيسيا

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. :)

Podcast Sang Pembelajar