Unduh Ebook Menjadi Organisatoris Andal

Untuk unduh ebook Menjadi Organisatoris Andal (MOA), klik tautan berikut: https://bit.ly/EbookMOA Password pdf : MOAMANTAP25 ...

Jumat, 18 April 2014

ULAMA MENINGGAL (TANDA AKHIR ZAMAN)


       Beberapa saat lalu, Rais ‘Am PBNU yang terkenal, Kyai Sahal Mahfudz meninggal dunia. Beliau adalah orang yang sangat disegani di kalangan Nahdhiyyin. Terlepas dari perbedaan keyakinan NU-Muhammadiyah, beliau adalah orang terpandang yang patut dicontoh oleh umat Islam.
       Menanggapi hal itu, saya sempat membaca buku yang menjelaskan bahwa salah satu tanda akhir zaman adalah sudah banyaknya orang pintar atau alim atau biasa kita sebut dengan ulama meninggal dunia. Hal ini dapat kita saksikan bahwa akhir-akhir ini memang banyak sekali ulama Indonesia yang meninggal seperti Ustadz Jefri Al-Bukhori yang akrab disapa dengan Ustadz Uje, beberapa kyai dan pembesar umat Islam juga telah menghembuskan nafas terakhirnya. Maka, kita harus senantiasa waspada dengan bahaya akhir zaman ini dengan cara mempertebal keimanan kepada Allah SWT dengan senantiasa menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Semoga kita dijauhkan dari fitnah dan huru-hara akhir zaman yang mungkin waktunya sudah tidak lama lagi.


WIRAUSAHA


       Ahad ini, aku mendapat pengetahuan baru tentang mengubah mindset orang Indonesia dari yang awaknya hanya mental pekerja menjadi mental wirausaha. Berikut paparannya. 

Saat ini adalah waktunya untuk mengubah mindset (pola pikir). Kita ketahui bahwa orang Indonesia paling susah kalau diajak untuk beubah, maka sudah saatnya umat Islam membuat sebuah oembaharuan. Kita (muslim) berbeda dengan orang Kristen yang terkesan kuno. Dalam memberikan sebuah pemahaman, maka perbanyak ajarkan praktek, tidak hanya teori saja. Mari kita ajarkan kepada anak kita bahwa semuanya mulai dari nol, tidak langsung sak dek sak nyek (istilah orang Jawa yang digunakan untuk mengungkapkan bahwa segala sesuatu itu langsung jadi tanpa proses), tetapi semua itu harus melalui proses panjang dan susah, tidak hanya kemudahan saja. Pengalaman orang tua pada zaman dahulu begitu berharga dan penting. Zaman dahulu, kita disuruh belajar kemana-mana oleh orang tua kita Hal itu dimaksudkan agar kita semua mendapatkan pengalaman hidup sebanyak-banyaknya. 

Senin, 14 April 2014

Sajak Jum'at Indah

Di suatu hari yang cerah
Kuderap langkah
Menuju satu tempat terarah
Seketika kulihat siluet wajah
Kau lemparkan senyum indah
Bukankah itu sebuah anugrah Yang Maha Pemurah?
Belum lagi ditambah rinai
Membuat jiwa dan hati kian damai

Bila saja kau tahu
Sungguh hati ini rindu
Pada pertemuan di suatu waktu
Dimana raga dam jiwa menyatu jadi satu
Tak ada lagi kata aku atau kamu

Semua telah melebur menjadi KITA 
Jum'at, 11 April 2014
Di bawah rinai qobla jum'at
MUHAMMAD AMIN

Rabu, 09 April 2014

GOLPUT >> MIKIR DULU DONK !!!


     Pagi ini, masyarakat Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi yaitu PEMILU atau Pemilihan Umum. Pemilu kali ini menentukan siapa saja yang akan menduduki kursi DPRD dan juga DPD. Beberapa partai bersing di dalamnya. Namun, yang amat disayangkan sekarang adalah banyak masyarakat Indonesia lebih memilih untuk golput atau tidak memilih daripada bersusah payah pulang kampung untuk nyoblos atau sekadar mengurus surat pindah pilih di KPUD setempat. Hal ini sungguh amat riskan untuk Indonesia di masa yang akan datang. Hal ini ditujukan terutama pada umat Islam. Karena menurut berita dan laporan beberapa pemilihan di berbagai negara lain (Belanda, Jerman, dsb), persentase pemilih muslim semakin berkurang, tidak seperti pada tahun 2009 lalu. Pemilih didominasi oleh umat kristiani atau lebih tepatnya non-muslim yang tentu akan memilih calon orang-orang kafir sebagai pemimpin mereka. 
       Di Indonesia, hal yang sama nampaknya akan terjadi. Coba saja kita tanya teman kita yang satu jurusan atau satu fakultas tempat kita kuliah, saya begitu yakin tak banyak yang mau menggunakan hak pilihnya hari ini. Mereka beralibi dengan berbagai alasan yang saya kira kurang masuk akal, mulai ribet, tidak tahu siapa calonnya, dll. Hal ini akan sangat berbahaya. Bayangkan, saat ini, masyarakat seperti sedang digiring untuk diam dan acuh tak acuh terhadap kondisi negaranya sendiri. Mereka tak mau berbuat untuk merubah sedikit demi sedikit. Dan saya beranggapan bahwa melalui pemilu inilah, salah satu media yang cukup bagus untuk merubah wajah Indonesia baik di mata warga negaranya maupun warga dunia. 
       Coba kita bayangkan, kalau benar kita sebagai umat muslim banyak yang tidak mau nyoblos, lalu yang duduk di dewan adalah orang-orang non-muslim, saya yakin bahwa ke depan, masyarakat digiring untuk mengikuti segala keinginan nafsu syetan mereka, mereka akan dengan tidak segan lagi meraup uang rakyat hanya demi menyejahterakan kehidupan mereka sendiri, dan siapa akhirnya yang akan menderita? tentu saja rakyat Indonesia. Maka, saran saya adalah silahkan pilih PARTAI ISLAM, terserah apa pun itu partainya. Saya ada beberapa saran dari seorang teman untuk memilih calon legislatif yang representatif, yaitu : 
1. Kalau semuanya baik, pilihlah yang paling banyak kebaikannya
2. Kalau ada yang baik dan ada yang buruk, pilih yang baik
3. Kalau semuanya buruk, pilih yang paling sedikit keburukannya. 

maka, gunakan hak pilih Anda pada hari ini, karena nasib Indonesia 5 tahu ke depan ditentukan hari ini. So, jangan GOLPUT. GOLPUT bukan pilihan cerdas dan bijak, bahkan GOLPUT adalah pilihan orang yang sekadar kecewa dengan kinerja dewan dan tak mau berpartisipasi untuk mengubah bangsanya. 

SALAM DAMAI PEMILU LUBERJURDIL 9 April 2014 

Back to top