Unduh Ebook Menjadi Organisatoris Andal

Untuk unduh ebook Menjadi Organisatoris Andal (MOA), klik tautan berikut: https://bit.ly/EbookMOA Password pdf : MOAMANTAP25 ...

Kamis, 31 Desember 2015

Kok Bisa Nilaiku B???

       Ok, btw mengenai KHS semester ini rasanya beda. Tak seperti sebelum-sebelumnya. Betapa tidak, nilai tasawuf B. Oh, berarti itu, hanya sekitar 75-80. Aku terkadang bingung dengan matakuliah satu ini. Rasa-rasanya aku sudah ikuti semua ketentuannya. Mulai masuk kelas, presentasi, ujian lisan, UTS, UAS, bertanya, dsb. Yang kurang memang aku tak pernah hadir di halaqah dosen tasawuf, Ustad Zainul Arifin tiap Selasa malam karena memang aku harus melatih MC JDFI.

Kamis, 24 Desember 2015

Lirik lagu Masrahiyah Drama Kolosal Senandung Cinta Taj Mahal

       Berikut adalah lirik lagu yang dinyanyikan paduan suara ibnu Araby PBA 2012 UIN Maliki Malang ketika menjadi koor di pentas seni drama kolosal Senandung cinta Taj Mahal yang dilaksanakan di lapangan UIN Maliki Malang pada Selasa, 17 November 2015. 

Bila ingin mendownload lagu dan lirik serta lrc (dimainkan di minilyric) dapat diunduh disini

Senin, 21 Desember 2015

Tips Agar Hati Tenang

       Berikut ini adalah tips agar hati tenang : 
1. Dzikir. Perbanyaklah dzikir dan mengingat Allah SWT, bisa dengan membaca tasbih, tahmid, tahli, ataupun membaca kalam Ilahi 
2. Percaya diri. Tak usah merasa minder dalam hidup ini. Tetaplah percaya diri dalam melaksanakan segala hal dalam hidup ini. 
3. Tidak suudzan kepada orang lain. (berprasangka buruk) Karena suudzon itu sesungguhnya sama saja kita memakan bangkai saudara kita sesama muslim. 
4. Kita tidak perlu menyesali masa lalu. Tak usahlah kita sesali yang telah lalu. Kita hidup untuk saat ini. Maka, nikmatilah yang saat ini, sambil tentunya mempersiapkan untuk hari depan. 

Oleh : ustad Agus Maimun, 21 Desember 2015 pada kultum bakda dzuhur. 

Sabtu, 05 Desember 2015

PKLI Thailand - MIMPI yang harus jadi nyata


       Bismillahirrahmaanirrahim. Setelah beberapa waktu gak nulis. Kini waktunya membangkitkan semangat menulis kembali. Kali ini saya akan menulis mengenai kekuatan mimpi dan doa. Berawal dari tugas mata kuliah Kitabah II yang diampu oleh Ustadzah Dewi Chamidah pada semester 4 lalu. Saat itu, kami mendapat tugas untuk membuat peta kehidupan. Kami diminta menuliskan rencana hidup kami dan juga mimpi-mimpi kami beberapa bulan dan tahun ke depan mulai studi sampai pada masalah pernikahan. Ok, aku mengerjakannya dengan senang hati. Selain sebagai tugas, hitung-hitung ini memang jalan atau langkah awal yang baik untuk mulai merealisasikan mimpi-mimpi yang banyak tertunda karena terlena dengan godaan dunia yang memang sangat melenakan jiwa. Maka dari itu, aku tuliskan semuanya dan salah satunya adalah aku bisa mengelilingi dunia di beberapa tahun mendatang. Diawali di benua Asia, Eropa, Afrika, dan berakhir di benua Amerika. Impian itu aku tulis disertai gambar di sebuah kertas karton hijau dan kutulis beberapa kata mutiara sebagai penantik semangat kala diri ini terjatuh dan merasa malas dalam belajar misalnya. Ternyata, hal ini benar-benar terbukti. Karton berisi mimpi-mimpi ini aku tempel di samping tempat tidur agar aku bisa dengan leluasa melihat mimpi-mimpi itu ketika akan tidur dan bangun tidur. Hal ini kumaksudkan agar ketika dalam menjalani kehidupan dalam satu hari aku semakin yakin bahwa semua mimpi ini sebentar lagi akan menjadi kenyataan entah bagaimana caranya. 
       Hari ini, aku mendapat kabar gembira. Alhamdulillah, aku diberi kesempatan untuk bisa mencari ilmu di negeri orang sekaligus mengabdi dan menjadi delegasi UIN Malang dalam kegiatan PKLI (Praktek Kerja Lapangan Integratif) di negara tetangga. Thailand lebih tepatnya. Meski harus merogoh kocek yang tak sedikit, aku yakin ini menjadi langkah awal untuk menjelajah dunia yang lebih jauh lagi. Mungkin kalau tidak begini, aku tidak akan memiliki paspor. Padahal, kalau pembaca tahu, pola pendidikan di negara maju saja menyarankan anak didiknya untuk membuat paspor. Apa tujuannya? Tak lain dan tak bukan karena memang tuntutan dunia yang semakin kompleks memaksa mereka untuk membuat paspor agar mampu bertukar pikiran, open minded dengan orang dari berbagai negara, leadership, perubahan mindset mengenai keberadaan dunia saat ini, memperbincangkan isu-isu dunia masa kini dan juga mencari solusi dari permasalahan yang sedang terjadi di dunia di berbagai belahannya. Hal ini menjadi menarik. Saya bersama 60 orang (insyaAllah) akan mulai melaksanakan PKLI di Thailand dan juga sekitar 15 orang di Malaysia. Kami akan mengharumkan nama kampus begitu pula naman negara Indonesia. Maka dari itu, semua persiapan harus kami lakukan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita memalukan diri, institusi, dan juga negara kita di negara orang. Semoga perjalanan awal Januari nanti lancar sampai kembali lagi ke tanah air pada awal Maret 2015. Mohon doa dari pembaca sekalian. InsyaAllah blog ini mulai awal Januari akan penuh dengan pengalaman saya selama berada di Thailand sana. Salam semangat untuk kita semua. 

Sabtu, 28 November 2015

An-Nashr Metode Terjemah Qur’an 4321

       Metode menerjemahkan Al-Qur’an terbaru ditemukan oleh Ustadz Taufiq. Metode ini lahir dari pemikiran Beliau pada tahun 1999 yang terus dikembangkan sampai sekarang. Metode ini terkenal dengan formula 4321. Metode An-Nashr ini dijadikan salah satu mata pelajaran wajib di yayasan An-Nashr Wajak. Berbagai lembaga telah mengunjungi yayasan ini. Menurut penuturan Beliau, Al-Qur’an sebagai pedoman umat Islam hendaknya dibaca, dipahami, lalu dipalikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Minggu, 22 November 2015

SPU (Sekolah Penelitian Umum) oleh DEMA U UIN Maliki Malang 2015

       Beberapa waktu yang lalu, kuikuti SPU (Sekolah Penelitian Umum) yang diadakan oleh DEMA-U UIN Maliki Malang bekerjasama dengan LKP2M (Lembaga Kajian Penelitian dan Pengabdian Masyarakat). Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan dari SPU selama 3 hari berturut-turut ini. SPU dimulai pada Jum'at pagi pukul 8. Usai sarapan, aku menuju rektorat lantai 5, untung saja aku baca kembali pamflet yang disebar temanku melalui WA, ternyata tempatnya berada di ruang sidang SC lantai 1.

Masrohiyyah PBA 2012 Memukau Penonton

       Hai readers setia, alhamdulillah penulis hadir kembali setelah sekitar 1 bulan setengah tidak menyapa readers semuanya karena kesibukan matakuliah masrohiyyah yang sangat menyita waktu, tenaga dan uang. Tapi, alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan. Bagaimana tidak, dengan persiapan yang cukup singkat, kami PBA angkatan 2012 yang dikenal dengan Ibnu Aroby dapat mempersembahkan sebuah mahakarya paling spektakuler sedunia. Sebuah drama nuansa India yang kami kemas dengan bahasa Arab dan nuansa Islam begitu menyedot perhatian banyak pihak. Publikasi telah kami lakukan jauh-jauh hari mulai dengan trailer berdurasi 2 menit 18 detik yang didalangi oleh tim visual editing, Agung Muttaqien dkk. Publikasi ke berbagai pihak juga telah kami lakukan. Sponsor dari mana-mana kami gaet guna mensukseskan hajatan terbesar kami. Latihan hampir tiap hari dari pagi sampai malam tak menyurutkan semangat kami semua. Meski capek, kami merasa senang karena ini acara kami yang akan mengguncang UIN Malang dan bahkan nasional dan dunia. 

Senin, 12 Oktober 2015

UTS Ganjil FITK 2015 Beda !!!

UIN Malang – Ujian Tengah Semester (UTS) semester ganjil tahun akademik 2015-2016 dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan mulai Senin (12/10) sampai Jumat (16/10). UTS semester ganjil FITK diperuntukkan bagi semua mahasiswa FITK di berbagai semester. Pelaksanaan UTS dilaksanakan di kelas-kelas yang telah ditentukan oleh Bagian Akademik FITK yang dikepalai oleh Bu Sulalah. Pelaksanaan UTS ini dimaksudkan untuk mengevaluasi hasil belajar mahasiswa selama 2 bulan pertama mengikuti perkuliahan pada semester ganjil. Pelaksanaan UTS FITK selalu berbeda dengan fakultas lainnya. Setiap ujian di FITK selalu disertai jadwal dari bagian akademik fakultas. Selain itu, seragam wajib atasan putih, bawahan hitam serta almamater kebanggaan kampus selalu menjadi ciri khas di setiap ujian yang dilaksanakan oleh FITK. Untuk tahun ajaran 2015-2016 ini, jadwal pun sedikit berbeda dari biasanya. Dibandingan dengan UTS atau UAS sebelumnya, jeda waktu pergantian antar mata kuliah pada UTS kali ini lebih singkat, yaitu 10 menit dari yang sebelumnya berdurasi 15 menit.
       UTS dan UAS terdiri dari dua macam ujian. Ada ujian tertulis di kelas, ada pula ujian take home yang dikerjakan di luar kelas. “UTS ini tidak terlalu berat bagi semester atas seperti saya karena memang beban SKS hanya setengah dari biasanya, tetapi mungkin cukup memberatkan bagi adik-adik kelas saya, apalagi bila tugas UTS berupa take home yang seabrek” ungkap Rozaq, mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab semester 7 usai mengikuti UTS Tarjamah.

       UTS dan UAS fakultas lain pun rata-rata juga dilaksanakan pada satu minggu ini, meski jadwalnya mengikuti jam matakuliah dan tanpa seragam resmi putih hitam seperti di FITK. Bahkan, mahasiswa Fakultas Saintek (Sains dan Teknologi) melaksanakan UTS selama 2 minggu karena selain menjawab pertanyaan ujian, mereka diharuskan melakukan praktek dan menulis laporan dari praktek yang mereka lakukan di laboratorium. (Amin/red).      

Sabtu, 26 September 2015

Reuni Kedua Angkatan 20 MAN 3 Malang #Koncosaklawase


     "Berdamailah dengan masa lalu, jadikan masa lalu sebagai pijakan 'tuk melangkah pasti menuju masa depan bahagia" 
       Event reuni angkatan 20 MAN 3 Malang digelar meriah hari ini, Sabtu (26 September 2015). Event ini dihadiri sekitar 70 orang alumni dari berbagai kota di Indonesia. Bahagia sekali rasanya saya dapat bertemu dengan kawan-kawan lama, wajah-wajah baru, style penampilan yang WAW. Ada yang tetap 'alim seperti dahulu kala, bahkan lebih 'alim. Ada yang kerudungnya menurut saya kurang syar'i, ada yang rambutnya gondrong, dsb. Terlepas dari itu semua, kami bisa berkumpul dan bersua kembali setelah sekitar 2 tahun terakhir kami tak bercengkrama seindah hari ini. Momen ini begitu berharga bagi kami. 
       Saya datang pukul 9 lebih beberapa menit. Sesampaiku di pintu PSBB, kulihat pagar ditutup. Akhirnya kuputuskan menuju kantin, bertemu Kak Faisal Pramuka, lantas naik ke lantai 2 lewat greenhouse karena akses utama menuju PSBB di lantai 1 dipakai penyembelihan hewan qurban. Sampai di depan ruang PSBB, ada banner tapi dari kayu dan tentunya handmade berisikan lambang angkatan 20 yukqurban, kemudian di bawahnya tertulis "Konco Sak Lawase" yang dibuat dari tali pramuka. Sungguh kreatif teman-temanku ini. Diri ini merasa senang dan bangga memiliki teman-teman semacam itu. 
       Tak lama berselang, keluar dari ruang PSBB Apik, Nisa, Rasyidah, Titin. Lalu, hampir bersamaan datang pula Dila, Zian, disusul kawan-kawan lainnya dari berbagai kelas. Aku sempatkan untuk berfoto dengan kawan MABIku, lalu aku pun foto sendiri. Lantas beberapa menit kemudian, aku menuju ke ruang utama, aula PSBB lantai 2. Di pintu masuk sudah ada Titin dan Rasyidah sebagai penerima tamu dan membagikan kotak berisi jajanan. Kuisi namaku sesuai kelas yang ada. Tepat di sebelah meja penerima tamu, terdapat foto kawan-kawan masa MAN yang sengaja dicetak hitam putih untuk mengesankan "iki lho rek foto jaman jadule awak dewe". Di sebelah kanan itu terdapat 2 papan berdiri dan dilapisi dengan kertas karton coklat yang mana kami yang datang bisa membubuhkan tulisan disana. Hitung-hitung sebagai tanda bahwa kami telah hadir dalam reuni kali ini. Di sebelah kanan 2 papan tersebut terpampang juga foto jadul kami meski kulihat kebanyakan adalah foto anak IPA dan IPS. Tapi tak apalah, mereka juga kawan-kawanku. Di depan foto-foto itu terdapat bawang-barang antik seperti telepon, radio, kamera, video zaman dahulu yang pada akhirnya kutahu bahwa itu semua milik cafe teman Miftahuddin. Oh ya, di tangga menuju lantai 2 terdapat rumbai-rumbai segitiga terbuat dari kertas lipat yang dirangkai dengan benang. It's so beautifu;l Sempat terbayang, andaikan ini malam hari lalu ditambah lampu-lampu bernuansa romantis berwarna merah, coklat, dsb. Oh, so romantic ever. 
       Setelah puas melihat-lihat dan membubuhkan pesan serta tanda tangan di papan yang disediakan, aku langsung mengambil tempat di kursi sebelah kanan agak depan di sebelah Muhaimin yang sudah terlebih dahulu datang. Kami bercerita kesana kemari. Lalu, kami pun berbaur menjadi satu dalam perbincangan hangat dengan kawan-kawan lama yang berdatangan satu persatu sampai pukul 10.45. 10.45 acara dimulai dengan pembukaan yang dipimpin oleh MC Bagas dan Ojik. Usai itu, Ziinatul Millah, teman sekelasku dahulu melantunkan kalam Ilahi dengan begitu merdu, dilanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna yang juga dipimpin oleh Zian. Namun, karena kurang khusyuk dan khidmat, pembacaan Asmaul Husna itu terpaksa berhenti di tengah jalan karena Zian sendiri sedikit tertawa dan menjadi tidak konsentrasi. Mungkin juga karena gugup sebab sudah lama tak berdiri dan berbicara di depan banyak orang.  
       Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Miqdad selaku ketua angkatan 20 dilanjutkan dengan sambutan dari Ikatan Keluarga Alumni MAN 3 Malang, pak Sugeng dan disusul dengan pesan siswa yang diwakili mantan ketua OSIS 2011, Yudha Pradana. Acara berjalan dengan lancar. Selanjutnya adalah penampilan dari Anisa dan Zaki. Mereka berdua membacakan puisi tentang mengenang masa SMA yang begitu menyentuh dan terkadang membuat tertawa. Usai itu, acara dilanjutkan dengan ISHOMA. Setelah ISHOMA, kami masuk ruangan kembali untuk mengikuti games tebak gambar guru dilanjutkan dengan awarding alumni terlambat, terjauh, termetamorfosis, dan terkenang. Aku sendiri dipaksa maju untuk mewakili Hambali yan dapat nominasi terjauh. Ya, semoga aja ini juga doa agar aku segera menyusul Hambali keliling dunia dan kuliah di luar negeri. 
       Memasuki acara yang sedikit serius namun tetap santai yaitu pembahasan agenda angkatan 20 ke depan dan disepakati beberapa hal, yaitu 
1. Tiap alun wajib membayar 25.000 ke rekening angkatan 20 setiap tanggal 11-20 Januari dimulai pada tahun 2016 dst. 
2. Reuni akan diadakan 5 tahun lagi pada 2020, tetapi bila di rentang tahun 2015-2020 ada yang mau ngumpul-ngumpul sendiri per kelas dsb dipersilahkan. 
3. Tahun 2017 dipersilahkan untuk datang di reuni perak 25 angkatan. 
4. Uang yang terkumpul akan digunakan untuk #20charity yang bertujuan untuk membantu kawan-kawan kita yang tertimpa musibah. 
5. Dibentuk koordinator kelas guna mempermudah jaringan komunikasi dalam hal memberikan informasi. 
Itulah beberapa poin penting dari kumpul pembahasan agenda angkatan 20 beberapa tahun ke depan. Acara dilanjutkan dengan foto bersama selama setengah jam. Acara formal pun usai. Beberapa teman satu per satu meminggalkan ruangn aula PSBB untuk pulang atau mungkin ada agenda lainnya. Sementara itu, kami para koordinator kelas berkumpul bersama ketua angkatan, Miqdad untuk membahas agenda-agenda dan tugas dari koordinator kelas setelah keluar dari ruangan ini. 
       Selepas itu, kami yang tersisa di aula PSBB bahu membahu membersihkan dan merapikan aula PSBB sebagaimana penataan awal sebelum kami menggunakan aula PSBB ini. Di situ tersisa Aku, Titin, Rahma Nur Ilma, Bagas, Sandi, Yudha, Bagus, Aminuddin, Miqdad. Pukul 16.30 aku pamit pulang. What a amazing event ever ... Selepas itu, foto-foto baik di BBM, twitter, facebook, instagram, WA, Line semuanya mengupload foto-foto selama kegiatan reuni 20 berlangsung. Semoga persahabatan ini tak lekang oleh waktu ya kawan sampai ajal memisahkan kita semua. 
#KONCOSAKLAWASE #20YUKDULIN #20YUKQURBAN #FRIENDSHIP #REUNI 

MUHAMMAD AMIN     
       

Jumat, 25 September 2015

Hilangkan Stigma Negatif Kampus Islam

       Banyak orang memandang sebelah mata terhadap siapa-saja yang berkecimpung di kampus berlebel islam atau UIN. Saya tidak tahu kenapa stigma negatif ini begitu merasuk ke tengah-tengah masyarakat luas dari seantero republik ini. Memang, sekali dua kali UIN diberitakan dengan kabar miring mengenai Islam, pemikiran yang sedikit "ngawur" dsb. Tetapi, terlepas dari itu, sesungguhnya wajah UIN saat ini sudah jauh berbeda dari yang dipersepsikan orang.

Tips Mengatur Waktu bagi yang ngaku "Super Sibuk"

       Sebagai seorang mahasiswa tingkat akhir di UIN Maliki Malang, saya mau berbagi sedikit tips tentang bagaimana memanagemen waktu yang baik bagi siapa saja yang katanya "SUPER SIBUK". Benarkah Anda super sibuk? Atau jangan-jangan Anda hanya jadi orang yang "SOK SIBUK"? Hati-hati, keduanya beda jauh lho. Ok, langsung aja, berikut beberapa tips dari saya pribadi untuk mengatur waktu kalian biar lebih efektif menjalani hari-hari kalian. 
1. Cobalah untuk membuat jadwal kegiatan rutin kalian mulai bangun tidur sampai tidur lagi selama seminggu penuh. 
2. Untuk jadwal-jadwal kegiatan lain yang rutinan selain di daftar kegiatan nomor 1 tolong kalian letakkan di bawah daftar kegiatan no. 1 ya. 
3. Jangan lupa tuliskan tanggal dan bulan di jadwal harian kalian, kalau perlu pakai jam sekalian. 
4. Bila ada jadwal-jadwal dadakan, langsung saja tulis dalam daftar kegiatan kalian di daftar kegiatan no. 2. 
5. Alokasikan waktu yang tepat untuk setiap kegiatan yang Anda agendakan. 
6. Patuhi apa yang telah kalian buat. 
7. Bila ada jadwal kegiatan yang bertabrakan, cobalah untuk memprioritaskan kegiatan yang benar-benar penting untuk dihadiri, sedangkan kegiatan lainnya Anda bisa komunikasikan dengan rekan Anda yang kebetulan hadir di agenda tersebut. Anda bisa memintanya untuk menceritakan hasil kegiatan atau rapat dari rapat yang tidak dapat Anda hadiri tersebut. Dengan begitu, Anda tetap akan bisa mengendalikan semua agenda yang telah Anda rencanakan. 

Untuk tahap awal, memang ini sedikit susah. Perlu adanya paksaan dari dalam diri sendiri untuk melakukan hal-hal yang dianggap orang "sepele" ini. Tapi, sesungguhnya, dengan melakukan hal-hal di atas, Anda secara tidak sadar telah membuat kehidupan Anda menjadi lebih teratur setiap harinya, dan saya yakin Anda dapat dengan cepat merealisasikan mimpi-mimpi Anda di masa mendatang. 
SALAM SUKSES SANG PEMBELAJAR. 

Kamus Bahan Ajar Bahasa Arab XI MA

       Berikut adalah kamus Bahan Ajar Bahasa Arab kelas XI dari buku bahasa Arab karya Dr. D. Hidayat. Semoga bermanfaat. Untuk download kamusnya silahkan klik disini

Kamis, 24 September 2015

Tips Membuka Rekening BNI Taplus Muda

       Beberapa waktu lalu, saya harus membuka rekening BNI karena buku rekening BRI saya hilang beberapa bulan yang lalu entah kemana. Berikut langkah-langkah yang saya tempuh ketika akan membuka rekening baru di BNI Brawijaya jalan Veteran. 
1. Masuklah pintu utama BNI
2. Disana, Anda akan bertemu dengan satpam. Bilang saja ke satpam kalau Anda akan membuka rekening baru. 
3. Anda akan diberi nomor antrian dan disuruh untuk menunggu di bagian CS (Customer Service) yang nantinya akan melayani Anda. 
4. Setelah beberapa saat, nomor antrian Anda akan dipanggil oleh sistem yang sudah berjalan otomatis. Setelah itu pergilah ke bagian CS yang telah disebutkan oleh sistem yang memanggil nomor antrian Anda tadi. 
5. Anda akan diberi penjelasan oleh CS. Anda akan diberikan pilihan membuka rekening. salah satunya adalah BNI Taplus Muda.
6. Anda diharuskan mengisi formulir. Bila Anda berasal dari daerah tersebut, Anda cukup menunjukkan KTP. Tetapi bila Anda berasal dari luar daerah tersebut, Anda harus membawa kartu identitas lain yang datanya serupa dengan KTP Anda sebagai tanda Anda berdomisili di daerah tersebut. 
7. Kemudian, Anda akan menunggu beberapa saat untuk kemudian dipanggil menuju teller sambil membawa buku tabungan kosong. Anda harus melakukan setoran awal sesuai dengan jenis rekening bank yang Anda buka. Kalau Anda memilih BNI Taplus muda maka minimal setoran awal adalah 100.000,- 
8. Anda akan diberi buku tabungan dan juga kartu ATM sesuai dengan pilihan yang disediakan.
9. Setelah itu, selesailah proses membuka rekening di BNI. 

Minggu, 09 Agustus 2015

Matrikulasi Bahasa Arab S1 PBA UIN Maliki Malang di MAN Bangil 2015

       Seminggu lalu menjadi pengalaman tak terlupakan bersama teman-teman PBA dan juga kenangan indah bersama adik-adik siswa baru MAN Bangil. Hari minggu, 2 Agustus 2015 setelah siangnya kesana kemari mengurusi ini itu, akhirnya saya, Susilo, Khowarizmi, Mala, Fithroh, Fathma, Ocha, Nuril, Mbak Dina berangkat ke MAN Bangil. Tak lupa Pak Mubaligh selaku Sekjur PBA dan Ustadzah Mamluatul Hasanah selaku Kajur PBA melepas keberangkatan kami sore itu. Untuk pertama kalinya, aku akan mengajar anak-anak sekolahan secara real selama 1 minggu penuh. Sederhananya, anggap saja ini lingkup lebih besar dari micro teaching yang ilmunya masih "anget" dalam ingatanku. Ya hitung-hitung persiapan dan latihan huat ngajar 2 bulan nanti di liburan semester 7 untuk PKLI agar tidak kaget dan canggung jika bertemu dengan murid di dalam kelas. Tapi, jujur saja, gaya belajarku masih saja seperti itu, monoton, kurang variasi, kurang media, strategi, dsb. Tapi, seiring berjalannya waktu aku bertekad untuk terus memperbaiki diri terutama dalam hal gaya mengajar ala Mr. Amin. Sore itu, jalanan menuju Bangil Pasuruan padat merayap. Bayangkan saja, dari pukul 16.30 sore kami berangkat, kami baru sampai di Bangil pada pukul 20.30. Langsung saja kami sholat Isya, makan, koordinasi sebentar dan akhirnya terlelap dalam mimpi. 

Senin, 29 Juni 2015

IP 4,00 itu kembali di Semester 6

       Bismillahirrahmaanirrahiim, sudah lama ya nggak posting, ada sekitar 2 bulan saya off untuk posting karena kesibukan yang super duper dan semuanya harus diselesaikan. Alhamdulillah, di posting kali ini penulis berterimakasih kepada Allah SWT, ucapan syukur tiada tara atas nikmatNya kepada hambaNya yang lemah dan papa. Hari ini, kulihat SIAKAD yang beberapa hari lalu menungu nilai balagah yang belum keluar. Akhirnya hari ini keluar juga dan semuanya hasilnya A alias IP semester 6 ini adalah 4,00 alias sempurna. Terimakasih kepada orang tua, adikku tersayang dan satu orang yang namanya selalu terucap dalam do'a (Jihan) atas segala motivasi dan bimbingannya sehingga semua ini dapat diraih. Sebuah kado spesial di 10 ramadhan yang kedua 1436 H ini, tanggal 29 Juni 2015. IP sempurna itu telah kembali menemukan jati dirinya yang telah hilang 2-3 semester yang lalu. Semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat, saya diberi kekuatan untuk terus menambah ilmu dan mengamalkannya dengan baik, dan diberikan kekuatan untuk terus mempertahankannya di semester akhir ini. Aamiin.  

Selasa, 16 Juni 2015

Doa Ibu Keramat Bagimu

       Kemarin menjadi hari yang cukup membuatku galau. Pasalnya diriku dibuat bingung dengan keputusan teman-teman musyrif yang mengajak ke Bromo dan juga tugas-tugas dan janji dengan dosen yang harus dipenuhi. Akhirnya aku sms dan hubungi ayah dan ibu. Awalnya ayahku mengizinkan untuk ikut teman-teman musyrif ke Bromo, namun beberapa saat kemudian ibuku menelepon dan berkata bahwa aku tidak boleh ikut karena alasan ini masih masa UAS dan firasat ibu berkata bahwa akan ada sesuatu yang buruk yang akan menimpaku bila aku ikut ke Bromo. Akhirnya kuurungkan niatku untuk ikut bersama teman-teman. Meski aku mendapat cibiran dari teman-teman musyrif terutama dari Co Mabna, Didin. Meski begitu, aku tetap kukuh dengan keputusan yang aku ambil. Ini demi kebaikan dan juga menuruti perintah orang tua. Akhirnya kuhabiskan waktuku untuk mengerjakan tugas dan menonton film. Malam tadi tidur begitu lelap dengan laptop dalam kondisi yang masih menyala. Hawa dingin menyusup melalui jendela kamar yang lupa kututup semalam. Meski kedinginan namun rasanya tidurku cukup pulas dan nyaman malam tadi. Paginya sholat subuh lalu membaca Qur'an dan dilanjutkan lembur tugas lagi yang semalam belum selesai. Pukul 9 pagi kutemui Fahmi untuk berbincang masalah KKM di Masjid Al-Hikmah Senggreng sampai pukul 09.45. Usai itu, aku keluar untuk melakukan beberapa hal. 
       Dari hal ini, aku belajar bahwa doa ibu adalah segalanya, jangan pernah sekali-kali melanggar atau karma akan datang menghampirimu. 

TIPS Menulis dari Ust. Uril Bahruddin

       Tadi siang, usai UAS Teologi Islam, aku menghubungi Ust. Uril Bahruddin. Saya memang berjanji untuk bertemu beliau untuk sekadar mengumpulkan tugas kumpulan makalah-teman-teman PBA sekelas saya, kelas D yang seharusnya sudah saya kumpulkan 4 hari yang lalu. Tetapi, tak apalah yang penting masih diperbolehkan oleh dosen yang bersangkutan. Kami bertemu di masjid tarbiyah, setelah menyerahkan tugas, kami berbincang-bincang dengan bahasa Arab. Kami berbincang mengenai ma'had dan juga musyrif-musyrifah. Kata Beliau, beliau beberapa waktu lalu bertemu dengan seseorang dan berkata bahwa anaknya asli probolinggo sekarang menjadi musyrifah untuk kedua kalinya. Seketika itu aku ingat Fathma Zahara Sholeha, karena memang di antara teman-teman sekelas yang menjadi musyrif-musyrifah untuk kali kedua ya hanya Fathma, kalau saya, Agung Muttaqien, Wildan, dan Ocha sudah ketiga kalinya. Lalu, aku diminta membawa referensi yang cukup banyak dari parkiran bawah perpustakaan ke lantai 3 gedung El-Zawa. Kata Beliau, "memang kita harus mencari tempat yang sesuai bila ingin menulis sesuatu, nah di El Zawa ini tenang, kalau di kantor itu ramai dan banyak masalah yang timbul." Setelah sampai di lantai 3 gedung El-Zawa aku duduk di hadapan beliau melanjutkan perbincangan dengan hangat selama kurang lebih hampir 10 menit. Setelah itu kami harus berpisah karena ustadz harus bertemu dengan mahasiswa semester atas nampaknya yang ingin konsultasi skripsi atau apalah. Akhirnya, aku minta izin untuk kembali ke mabna. 

       Dari perbincangan hangat dengan beliau aku dapatkan beberapa pelajaran, bahwa hidup ini haruslah seproduktif mungkin, jadikan hidupmu produktif dengan manulis. Lalu, jika akan menulis carilah tempat dan waktu yang tenang karena memang kondisi psikis dan juga lingkungan yang tenang akan mempengaruhi hasil tulisan Anda. Semoga semua ilmu yang ditularkan Beliau bermanfaat dan semoga di lain kesempatan dapat berbincang lebih banyak, atau mungkin berpartner dalam berbagai hal yang bermanfaat, semoga dan semoga. 

Malang, 16 Juni 2015 

Selasa, 31 Maret 2015

Sepenggal Cerita Pak Chumaidi, Alumni Akademi Angkatan Laut

       Siang ini sungguh menjadi siang yang amat berharga. Tak dinyana, seketika masuk ruangan B110, bu Umi kedatangan tamu yang ternyata adalah adik kelas semasa kuliah dahulu. Beberapa saat kemudian, bu Umi mempersilahkan salah satu tamunya, pak Chumaidi untuk berbagi pengalaman dan cerita.
       Beliau berdiri dengan gagah. Gaya bicara ala tentara tampaknya masih sangat tampak dari beliau. Beliau memulai cerita dengan memperkenalkan diri. Beliau bernama Chumaidi, nama bahasa Arab dariisim tashghir dalam ilmu shorof. Semasa kuliah ternyata beliau aktif di Menwa. Tak mengerankan bila usai kuliah di kampus ini, beliau langsung masuk ke akademi Angkatan Laut. Beliau disana sekitar 5 tahun. Beliau banyak bertugas dalam misi perdamaian, misalnya di NTT, dsb. Sebagai alumni PAI, beliau menyebarkan perdamaian di berbagai daerah. Beliau sudah lebih dari 20 kali masuk ke dalam gereja untuk memberikan ceramah perdamaian dengan mengutip firman Allah sesungguhnya, tetapi beliau menggunakan retorika yang lebih dapat diterima banyak orang seperti Tuhan berfirman dalam KitabNya. Beliau mengajak orang-orang untuk menjaga kelestarian lingkungan alam Indonesia karena manusia diciptakan Tuhan untuk mengatur bumi dan tidak merusaknya.

       Yang menarik beliau juga bercerita bahwa di Angkatan Laut ada pula yang disebut balai bahasa. Disana diajarkan bahasa Arab dan bahasa Inggris. Hal ini dimaksudkan untuk membekali prajurit yang akan melakukan misi perdamaian di luar negeri seperti Lebanon. Beliau menuturkan bahwa Angkatan Laut Indonesia selalu mengirim 100 orang tiap sekian bulan sekali ke Lebanon untuk misi perdamaian dan hal tersebut telah dilakukan secara kontinu dan berkelanjutan.
       Setelah selesai bercerita panjang lebar mengenai pengalaman hidup yang mengaarkan banyak hal tentang arti memahami perbedaan antara satu suku dengan suku lain bahkan antar agama, beliau berpesan kepada kami untuk senantiasa terus berusaha mewujudkan cita-cita setinggi-tingginya dan mengingat bahwa setiap kita memiliki corak dan karakter masing-masing yang mana kita bertugas untuk saling mengingatkan dan saling melengkapi satu sama lain.
       Sungguh, hal ini bisa dibilang memiliki sedikit persamaan dengan kuliah tamu gubernur Maluku beberapa waktu lalu yang diadakan di rektorat lantai 5 yang pada intinya bagaimana kita bisa bergaul dengan orang dari berbagai latar belakang ekonomi, ras dan agama demi terwujudnya Indonesia Jaya di masa yang akan datang.
SALAM PERDAMAIAN












Kamis, 19 Maret 2015

Juru damai dari Maluku (Kuliah Tamu Gubernur Maluku Ir. H. Said Assagaff)

       Jum'at penuh berkah, mentari merekah tanda pagi yang cerah membawa semangat menggugah kepada siapa saja yang punya itikad untuk berubah. 
       Jum'at ini cukup berbeda. Usai mengikuti kuliah pengelolaan kelas oleh ustadz Ridwan yang lebih bersifat kuliah tamu atau seminar karena banyak mahasiswa kelas lain yang ikut kelas D. Pra acara diisi oleh sholawat klasik dari JDFI Pusat Ma'had Al-Jami'ah dilanjutkan pembukaan dan qiro'ah yang dilantunkan oleh Abdul Charis Fauzan jurusan Teknologi Informatika fakultas Saintek, teman semasa OPAK Universitas 2012 lalu. Sambutan rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo mengawali pidato dengan memberi gambaran sejarah serta masa depan UIN Maliki Malang kepada gubernur Maluku. Beliau berkelakar mengenai Prof. Imam Suprayogo dan berjanji tidak akan mengubah filosofi kampus hijau dan meminta Prof. Imam untuk senantiasa mendampingi sampai Prof. Mudjia purna tugas. Beliau juga mengungkapkan kepada rektor IAIN Ambon yang hadir untuk segera merubah perguruan tingginya menjadi universitas agar mampu melebarkan sayap di berbagai lini kehidupan. 
       Kuliah tamu kali ini mengusung tema "Success story membangun perdamaian di Maluku melalui pendidikan." Pak rektor meminta kesediaan gubernur Maluku untuk ikut serta mnyuarakan dan mendendangkan UIN Maliki Malang di seantero negeri. Sebelum kuliah tamu dilaksanakan, peserta disuguhi tontonan sebuah film dokumenter yang telah memenangkan beberapa kali perlombaan baik di dalam maupun luar negeri mengenai provokator damai di Ambon. 
       Hadir dalam kesempatan ini rektor IAIN Ambon, rektor STATPEN, ketua SINODE GEREJA PROTESTAN Maluku, rektor UKIM, beserta dosen UKIM dn STATPEN. Gubernur Maluku mengawali kuliah tamunya dengan ulasan sejarah konflik di Maluku pada tahun 1999 sampai 2002 yang mana terjadi konflik antara Islam dan Kristen. Konflik ini menyebabkan pembangunan di Maluku menurun sebesar 27 persen dari tahun sebelumnya. Semua orang di Maluku menghormati simbol agama apa pun. Bila tidak, maka pecahlah konflik. Hal ini disebabkan politisasi agama. Simbol agama banyak digunakan sebagai justifikasi untuk perpecahan konflik. Hal ini berimbas pada konflik yang masif dan tak terhitung jumlah korbannya. Komflik ini membawa dampak yang sedikit meresahkan seperti terpecahnya kantor pemerintahan menjadi beberapa kantor hanya karena aparat pemerintah di dalamnya berbeda agama. Terjadinya pekelahian antara preman dan sopir angkot adalah sebab utama pecahnya konflik yang menyebabkan lahirnya konflik antar etnis sampai pada agama. Pergeseran konflik berjalan dengan cepat. Menurut teori konflik, konflik yang menjalar dengan cukup cepat tentu dipicu atau dilahirkan oleh seseorang atau sekelompok orang sebegai entrepreneur atau provokator konflik yang sampai hari ini hal itu belum terpecahkan sehingga ada ungkapan bahwa provokator ini semacam hantu yang tak kunjung tampak. 
       Berikut adalah beberapa sebab mengapa konflik Maluku dapat lahir dan terus bergulir, 
a. Penghancuran akar budaya Maluku (Belanda dengan devide at impera nya dalam hubungan agama, antara Islam dan Kristen dan juga antar etnis di Maluku) 
b. Kebijakan pembangunan dalam ORBA (lebih pada keinekaan daripada kebhinnekaan)
c. Kebijakan pembangunan yang terlalu sentralistik (padahal Maluku memiliki leih dari 1000 pulau kecil) 
       Sesungguhnya bila orang Indonesia atau bahkan siapa saja yang ingin mempelajari ilmu maritim, hendaknya belajarlah ke Maluku, bukan ke IPB. Gubernur berharap agar Maluku dapat dijadikan poros maritim dan lumbung perikanan nasional karena Maluku terdiri dari 1.412 pulau yang mana 40 persennya berpenghuni dan sisanya tidak. Gubernur berkelakar kalau di Jawa ketika seorang suami berangkat kerja istrinya akan bertanya kepada suami apakah hari ini kita masih dapat makan atau tidak. Tetapi lain lagi bila dibandingkan dengan pasutri di Maluku. Di Maluku, ketika seorang suami berangkat kerja, maka ia akan bertanya kepada istrinya, malam ini mau makan apa, bilang saja. Maluku kaya akan suku, budaya, dan bahasa serta tokoh-tokoh penting yang mengisi pos-pos sentral di Indonesia seperti menteri dan sebagainya. Contohnya seperti Dr. Lamena yang menggantikan posisi presiden selama 3,5 bulan ketika presiden bertandang ke luar negeri untuk urusan kenegaraan. Tetapi setelah ORBA, orang Maluku dan orang timur menjadi kurang perannya di pentas nasional. 
       Beliau juga mengungkapkan bahwa sesungguhnya orang yang pertama kali mengelilingi dunia sesungguhnya orang Maluku yang dikenal dengan nama Enrico Maluku. Berbicara mengenai juru damai, saat ini berbagai universitas di Maluku sudah ada dewan perdamaiannya. Pendidikan multikultural menjadi salah satu matakuliah di berbagai universitas disana, tak terkecuali IAIN Ambon. Beliau menghimbau seluruh pihak dan mengajak menyuarakan bahwasannya Maluku adalah laboratorium konflik sekaligus laboratorium perdamaian dan multikulturalisme tidak hanya lingkup nasional bahkan internasional. 

Minggu, 01 Maret 2015

Akhlaq Generasi Muda Bangsa Dikoyak, Saatnya Bertindak

       Siang ini seperti biasa, aku bersama kawan-kawan CMC Malang meluncur ke Kucur untuk mengajar dan kami berencana untuk memberikan sedikit game untuk adik-adik. Game tersebut masih berkaitan dengan tema minggu lalu, yaitu menjaga kebersihan dengan membuang sampah di tempatnya. Pukul 13.45 kami sampai di lokasi. Ternyata sekolah masih sepi. Terlihat Apik bersama ibu dan adiknya serta Angga sedang bersantai di masjid samping sekolah. Setengah jam kemudian, adik-adik akhirnya datang. Kami pun mengajar sebentar. Saat itu, aku kebagian kelas 6 SD bersama mitra setia, Yusuf ditambah Ahmad yang tiba-tiba bergabung.

Minggu, 22 Februari 2015

Pesona Sumberpapat dan Sumberpitu Pujon Kidul

       Kamis ini begitu cerah. Imlek kali ini akan kuisi dengan pengalaman tak terlupakan. Pagi-pagi aku sudah bangun dari tidur panjangku. Hari ini aku bersama dulur-dulur IKAMARO akan berwisata ke Sumberpitu yang berlokasi di Pujonkidul. Pukul 8 tepat kami berangkat bersama dari komisariat IKAMARO di Jalan Tlogosari 37AA. Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 1 jam. Setelah memarkir sepeda motor dan berdoa bersama kami bersama menuju lokasi. Kami harus berjalan sejauh ... km.

Sabtu, 21 Februari 2015

CMC "Hari Sampah Nasioanal"









      Sore ini masih seperti sore-sore minggu-minggu sebelumnya. Tetapi, Sabtu sore ini begitu istimewa karena sudah cukup lama tidak berkecimpung di CMC. Bersama kawan-kawan seperjuangan dari UB, UM, dan UMM kami bersama berangkat ke Kucur untuk memberikan sedikit ilmu yang kami miliki kepada adik-adik disana yang pasti sangat membutuhkan. Sekitar pukul 14.00 kami semua sudah sampai di lokasi. Adik-adik sedikit demi sedikit mulai berdatangan. Ada yang berjalan kaki bersama teman-temannya, ada pula yang diantarkan oleh orang tuanya. Semua tampak senang bermain kesana kemari sebelum mulai belaar bersama kami. 
       Sekitar pukul 15.30, kakak Anisa membuka pembelajaran dengan berdoa terlebih dahulu dilanjutkan dengan belajar bersama antara adik-adik dengan dibagi tiap kelas dengan PJ kakak-kakak yang telah ditunjuk. Hari ini aku mendapat giliran kelas 6 bersama Desy. Tetapi, seperti biasa karena partnerku adalah Yusuf, akhirnya Yusuf juga yang menemaniku belajar bersama adik-adik kelas 6. Beberapa saat kemudian kak Angga juga masuk ke dalam kelas membantu kami belajar bersama. Hari ini,a dik-adik kelas 6 mendapat tugas sejarah mulai dari nomor 21-50. Pertanyaan-pertanyaan seputar keindonesiaan dan juga dunia berputar-putar dalam otak kami. Dengan sambungan internet aku mencari semua jawaban yang membingungkan otakku tersebut hingga akhirnya kurang beberapa soal yang belum terselesaikan dan kami tinggalkan pekerjaan kami dan pergi mengambil air wudhu untuk sholat Ahar berjama'ah. Usai sholat Ashar acara dilanjutkan dengan menonton video tentang menjaga kebersihan yaitu membuang sampah pada tempatnya. Hal ini bertujuan membelajarkan adik-adik di desa Kucur untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, kami juga memperlihatkan powerpoint berisi penyakit-penyakit yang disebabkan tidak menjaga lingkungan. Contoh penyakit itu seperti demam berdarah, disentri, cacingan, penyakit kulit dan sebagainya. Setelah dirasa cukup, adik-adik dikumpulkan di lapangan depan kelas untuk kemudian disuruh untuk operasi semut, membersihkan lingkungan sekolah agar sekolah tampak bersih, asri dan indah. Setelah selesai, adik-adik mencuci tangan. Karena dirasa kurang bersih, kak Angga membeli sabun untuk cuci tangan dan adik-adik kembali mencuci tangan dengan sabun. Acara terakhir adalah penganugerahan hadiah kepada kelas yang paling aktif membersihkan lingkungan pada operasi semut. Pemenangnya adalah anak-anak kelas III. Mereka diberi hadiah jajan oleh kakak-kaka volunteer dari CMC. Sedangkan yang lain diberi jajan satu per satu dengan mengantri lalu mereka semua diperbolehkan untuk pulang. Kelas 6 merasa sedikit murung dan kecewa karena mereka merasa tidak diperhatikan dan dipakai. Mereka hanya duduk-duduk memperhatikan adik kelasnya membersihkan lingkungan sekolah. Hal ini menjadi evaluasi bagi kami, kakak-kakak volunteer  agar bagaimana di kegiatan minggu-minggu selanjutnya dapat berjalan lebih baik dengan melibatkan semua tingkatan kelas yanga ada mulai TK sampai kelas 1 SMP. Kami evaluasi sebantar lalu berpamitan kepada Pak Sukari dan istrinya lalu pulang ke kediaman masing-masing. Hari ini begitu indah bersama pemuda-pemudi yang masih peduli terhadap masa depan anak bangsa di saat banyak orang lain yang tidak lagi memperdulikan mereka. Seharusnya setiap mahasiswa yang benar-banr mengaku mahasiswa apalagi yang mengaku seorang aktivis, saya kira tidak bisa dikatakan seorang aktivis bila kegiatan di kuliahan dan organisasinya belum bisa memberikan manfaat kepada orang lain. Karena sesungguhnya sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. 

Jumat, 13 Februari 2015

Diskusi IKAMARO "Menakar Visi Misi Bojonegoro dengan Realita"

       Awal masuk kuliah tidak membuat mahasiswa yang ngakunya aktivis untuk berhenti mengadakan banyak diskusi ilmiah dengan kawan seorganisasinya. Hal ini telah dilakukan oleh IKAMARO (Ikatan Mahasiswa Bojonegoro) di UIN Maliki Malang. IKAMARO mengadakan diskusi bertema menakar visi misi Bojonegoro dengan realita pada Kamis, 12 Februari 2015 malam bertempat di gedung A lantai 2. Pada diskusi kali ini, pemateri utama adalah dulur Kholilurrohman. Setelah dibuka secara resmi oleh Ketua IKAMARO, Verdi Indra Satria, materi disampaikan oleh pemateri. Pemateri menyampaikan beberapa poin penting berkaitan dengan visi misi Bojonegoro lalu dikontraskan dengan realita di masyarakat. Beberapa feedback dilontarkan. Seperti dulur Surgo yang menyatakan bahwa saat ini pemerintah Bojonegoro kurang perhatian dalam bidang pendidikan. Misal saja anggaran beasiswa untuk putra daerah yang kuliah di daerah luar Bojonegoro masih sangat minim. Ada pula yang menanggapi bahwa memang masih banyak kekurangsesuaian antara apa yang dicanangkan dengan yang terjadi di lapangan. Seperti banjir yang terus saja melanda Bojonegoro hampir tiap tahun, SDM warga Bojonegoro yang hanya mampu menjadi tenaga rendahan di sumur-sumur minyak Bojonegoro.

Kamis, 12 Februari 2015

Say No to Valentine !!!

       Februari menjadi bulan dimana mayoritas kita mengenal sebagai bulan kasih sayang. Hal ini tak lepas dari huru-hara Valentine yang banyak digembar-gemborkan disana-sini. Hal ini perlu diwaspadai khususnya oleh pemuda pemudi Islam saat ini. Banyak dari mereka terjerumus dalam dosa dan maksiat di hari yang mereka yakini sebagai hari kasih sayang atau hari bertukar coklat. Hari Valentine ini jatuh pada tanggal 14 Februari. Hal ini melahirkan polemik di kalangan pemuda-pemudi Islam. Tetapi sebagai generasi muslim, saya harap mereka benar-benar mengetahui mana yang terbaik dan sesuai dengan ajaran agama yang lurus ini. 
      Sebelum berbicara Valentine menurut Islam, alangkah lebih baiknya kita mengetahui sejarah hari Valentine. 
     Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang kerana kesalahan dan bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.

    Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya (pertelingkahan) dengan penguasa Romawi pada waktu itu iaitu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'.
       Tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai beransur-ansur hilang dan berubah menjadi 'perayaan bukan keagamaan'. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.


     Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta 'supercalis'  kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai 'hari kasih sayang' juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropah bahwa waktu 'kasih sayang' itu mulai bersemi 'bagai burung jantan dan betina' pada tanggal 14 Februari.


       Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti 'galant atau cinta'. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang 'martyr' bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya(jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine lewat (melalui) greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado(bertukar-tukar memberi hadiah) dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.


       Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa moment(hal/saat/waktu) ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak 'akidah' muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat  dengan kedok percintaan(bertopengkan percintaan), perjodohan dan kasih sayang.

Bagaimana pandangan Islam mengenai Valentine Day? 
Tentu, sebagai umat Islam hendaknya kita menjauhi hal-hal yang kurang bermanfaat. Hal-hal yang kurang bermanfaat dapat merusak aqidah dan keyakinan kita akan Islam itu sendiri. 
Hendaknya kita mencermati firman Allah berikut: 
“ Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36) 
Maka, bila kita, seorang muslim telah mengetahui sejarah Valentine, masih patutkah kita mengikuti ajaran orang-orang kafir tersebut? Pastinya tidak akan. 
Nabi Muhammad SAW bersabda dalam haditsnya 
"Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk di dalamnya." 
Dalam Islam, tidak ada ajaran mengkhususkan hari seperti hari kasih sayang. Semua hari adalah baik dan sebagai muslim disarankan untuk berkasih sayang di antara kita. 
Daripada menghabiskan waktu untuk hal-hal yang kurang bermanfaat dan yang banyak terjadi malah sebuah kemaksiatan dan keburukan, maka lebih baik kita gunakan hari-hari kita untuk terus beribadah mendekatkan diri kepada Allah SWT.  

Senin, 09 Februari 2015

Jangan Sepelekan Hari Pertama Kuliah di Awal Semester !!!

       Hari ini, 9 Februari 2015 kuliah kembali aktif seperti biasanya. Setalh sekitar hampir 2 bulan berlibur bersama keluarga di rumah, kini saatnya kembali menimba ilmu, merantau di negeri orang. Hari pertama memang sangat dirindukan oleh banyak mahasiswa. Pasalnya, mereka dapat bertemu kembali dengan teman mereka yang telah lama tak berjumpa ketika liburan. Namun, beberapa lainnya merasa berat untuk kembali beraktivitas -baca : kuliah- karena memang merasa liburan terlalu panjang sehingga membuat mereka enggan dan masih saja ingin meneruskan liburan. 
       Bagi saya, awal masuk kuliah menjadi momen berharga. Tak hanya bertemu kawan, tetapi lebih dari itu, kita bisa benar-benar merasakan hawa semangat dalam diri memantik terus tiada henti. Awal masuk kuliah juga menjadi asyik karena banyak dosen yang masih beralasan untuk tidak hadir. Hal ini tak perlu disangsikan karena memang biasanya di awal perkuliahan dosen hanya membuat kontrak kuliah dan sedikit berbicara mengenai pengantar matakuliah. Hal ini tentu disukai mahasiswa karena mereka bisa pulang lebih awal, maklum juga karena memang otak masih pemanasan. 
       Di luar itu semua, ada satu catatan yang penting menurut saya, yaitu jangan sepelekan hari pertama masuk kuliah. Hari masuk kuliah pertama membantu kita mengetahui siapa saja dosen dan teman kita selama satu semester. Selain itu juga kita bisa mengetahui kriteria penilaian yang tertuang di kontrak kuliah serta SAP dan silabus yang tentunya sangat bermanfaat dalam kelangsungan perkuliahan di minggu-minggu berikutnya. Jadi, saran saya jangan sepelekan minggu pertama masuk kuliah, jangan sampai kamu tidak masuk, meski ini bisa dimaafkan, tetapi sungguh sangat merugi bila minggu awal ini anda tidak masuk. Semangat kuliah, semangat menuntut ilmu. 

"Barangsiapa yang berjalan untuk mencari ilmu, maka ia dimudahkan jalannya menuju syurga" (mahfudzot) 

Senin, 12 Januari 2015

Batu Semar menarik perhatian warga Bojonegoro


       Ada pemandangan lain di alun-alun Bojonegoro ketika saya pulang liburan semester kali ini. Selang beberapa waktu hanya berdiam diri di rumah, saya diberitahu oleh ibu bahwa ada batu besar yang kini diletakkan di sekitar alun-alun kota. Karena penasaran, Sabtu, 10 Januari 2015 selepas menjemput adik yang pulang dari sekolah, saya sempatkan melewati lokasi batu yang disebut "Semar" itu diletakkan. Sepintas, batu itu tampak seperti batu lainnya. Maksud saya seperti batu nisan yang dipasang di sudut UIN Maliki Malang-tempat saya kuliah saat ini- namun yang kali ini lebih besar dan berat tentu saja.
Back to top