Unduh Ebook Menjadi Organisatoris Andal

Untuk unduh ebook Menjadi Organisatoris Andal (MOA), klik tautan berikut: https://bit.ly/EbookMOA Password pdf : MOAMANTAP25 ...

Minggu, 22 Februari 2015

Pesona Sumberpapat dan Sumberpitu Pujon Kidul

       Kamis ini begitu cerah. Imlek kali ini akan kuisi dengan pengalaman tak terlupakan. Pagi-pagi aku sudah bangun dari tidur panjangku. Hari ini aku bersama dulur-dulur IKAMARO akan berwisata ke Sumberpitu yang berlokasi di Pujonkidul. Pukul 8 tepat kami berangkat bersama dari komisariat IKAMARO di Jalan Tlogosari 37AA. Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 1 jam. Setelah memarkir sepeda motor dan berdoa bersama kami bersama menuju lokasi. Kami harus berjalan sejauh ... km.

Sabtu, 21 Februari 2015

CMC "Hari Sampah Nasioanal"









      Sore ini masih seperti sore-sore minggu-minggu sebelumnya. Tetapi, Sabtu sore ini begitu istimewa karena sudah cukup lama tidak berkecimpung di CMC. Bersama kawan-kawan seperjuangan dari UB, UM, dan UMM kami bersama berangkat ke Kucur untuk memberikan sedikit ilmu yang kami miliki kepada adik-adik disana yang pasti sangat membutuhkan. Sekitar pukul 14.00 kami semua sudah sampai di lokasi. Adik-adik sedikit demi sedikit mulai berdatangan. Ada yang berjalan kaki bersama teman-temannya, ada pula yang diantarkan oleh orang tuanya. Semua tampak senang bermain kesana kemari sebelum mulai belaar bersama kami. 
       Sekitar pukul 15.30, kakak Anisa membuka pembelajaran dengan berdoa terlebih dahulu dilanjutkan dengan belajar bersama antara adik-adik dengan dibagi tiap kelas dengan PJ kakak-kakak yang telah ditunjuk. Hari ini aku mendapat giliran kelas 6 bersama Desy. Tetapi, seperti biasa karena partnerku adalah Yusuf, akhirnya Yusuf juga yang menemaniku belajar bersama adik-adik kelas 6. Beberapa saat kemudian kak Angga juga masuk ke dalam kelas membantu kami belajar bersama. Hari ini,a dik-adik kelas 6 mendapat tugas sejarah mulai dari nomor 21-50. Pertanyaan-pertanyaan seputar keindonesiaan dan juga dunia berputar-putar dalam otak kami. Dengan sambungan internet aku mencari semua jawaban yang membingungkan otakku tersebut hingga akhirnya kurang beberapa soal yang belum terselesaikan dan kami tinggalkan pekerjaan kami dan pergi mengambil air wudhu untuk sholat Ahar berjama'ah. Usai sholat Ashar acara dilanjutkan dengan menonton video tentang menjaga kebersihan yaitu membuang sampah pada tempatnya. Hal ini bertujuan membelajarkan adik-adik di desa Kucur untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, kami juga memperlihatkan powerpoint berisi penyakit-penyakit yang disebabkan tidak menjaga lingkungan. Contoh penyakit itu seperti demam berdarah, disentri, cacingan, penyakit kulit dan sebagainya. Setelah dirasa cukup, adik-adik dikumpulkan di lapangan depan kelas untuk kemudian disuruh untuk operasi semut, membersihkan lingkungan sekolah agar sekolah tampak bersih, asri dan indah. Setelah selesai, adik-adik mencuci tangan. Karena dirasa kurang bersih, kak Angga membeli sabun untuk cuci tangan dan adik-adik kembali mencuci tangan dengan sabun. Acara terakhir adalah penganugerahan hadiah kepada kelas yang paling aktif membersihkan lingkungan pada operasi semut. Pemenangnya adalah anak-anak kelas III. Mereka diberi hadiah jajan oleh kakak-kaka volunteer dari CMC. Sedangkan yang lain diberi jajan satu per satu dengan mengantri lalu mereka semua diperbolehkan untuk pulang. Kelas 6 merasa sedikit murung dan kecewa karena mereka merasa tidak diperhatikan dan dipakai. Mereka hanya duduk-duduk memperhatikan adik kelasnya membersihkan lingkungan sekolah. Hal ini menjadi evaluasi bagi kami, kakak-kakak volunteer  agar bagaimana di kegiatan minggu-minggu selanjutnya dapat berjalan lebih baik dengan melibatkan semua tingkatan kelas yanga ada mulai TK sampai kelas 1 SMP. Kami evaluasi sebantar lalu berpamitan kepada Pak Sukari dan istrinya lalu pulang ke kediaman masing-masing. Hari ini begitu indah bersama pemuda-pemudi yang masih peduli terhadap masa depan anak bangsa di saat banyak orang lain yang tidak lagi memperdulikan mereka. Seharusnya setiap mahasiswa yang benar-banr mengaku mahasiswa apalagi yang mengaku seorang aktivis, saya kira tidak bisa dikatakan seorang aktivis bila kegiatan di kuliahan dan organisasinya belum bisa memberikan manfaat kepada orang lain. Karena sesungguhnya sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. 

Jumat, 13 Februari 2015

Diskusi IKAMARO "Menakar Visi Misi Bojonegoro dengan Realita"

       Awal masuk kuliah tidak membuat mahasiswa yang ngakunya aktivis untuk berhenti mengadakan banyak diskusi ilmiah dengan kawan seorganisasinya. Hal ini telah dilakukan oleh IKAMARO (Ikatan Mahasiswa Bojonegoro) di UIN Maliki Malang. IKAMARO mengadakan diskusi bertema menakar visi misi Bojonegoro dengan realita pada Kamis, 12 Februari 2015 malam bertempat di gedung A lantai 2. Pada diskusi kali ini, pemateri utama adalah dulur Kholilurrohman. Setelah dibuka secara resmi oleh Ketua IKAMARO, Verdi Indra Satria, materi disampaikan oleh pemateri. Pemateri menyampaikan beberapa poin penting berkaitan dengan visi misi Bojonegoro lalu dikontraskan dengan realita di masyarakat. Beberapa feedback dilontarkan. Seperti dulur Surgo yang menyatakan bahwa saat ini pemerintah Bojonegoro kurang perhatian dalam bidang pendidikan. Misal saja anggaran beasiswa untuk putra daerah yang kuliah di daerah luar Bojonegoro masih sangat minim. Ada pula yang menanggapi bahwa memang masih banyak kekurangsesuaian antara apa yang dicanangkan dengan yang terjadi di lapangan. Seperti banjir yang terus saja melanda Bojonegoro hampir tiap tahun, SDM warga Bojonegoro yang hanya mampu menjadi tenaga rendahan di sumur-sumur minyak Bojonegoro.

Kamis, 12 Februari 2015

Say No to Valentine !!!

       Februari menjadi bulan dimana mayoritas kita mengenal sebagai bulan kasih sayang. Hal ini tak lepas dari huru-hara Valentine yang banyak digembar-gemborkan disana-sini. Hal ini perlu diwaspadai khususnya oleh pemuda pemudi Islam saat ini. Banyak dari mereka terjerumus dalam dosa dan maksiat di hari yang mereka yakini sebagai hari kasih sayang atau hari bertukar coklat. Hari Valentine ini jatuh pada tanggal 14 Februari. Hal ini melahirkan polemik di kalangan pemuda-pemudi Islam. Tetapi sebagai generasi muslim, saya harap mereka benar-benar mengetahui mana yang terbaik dan sesuai dengan ajaran agama yang lurus ini. 
      Sebelum berbicara Valentine menurut Islam, alangkah lebih baiknya kita mengetahui sejarah hari Valentine. 
     Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang kerana kesalahan dan bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.

    Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya (pertelingkahan) dengan penguasa Romawi pada waktu itu iaitu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'.
       Tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai beransur-ansur hilang dan berubah menjadi 'perayaan bukan keagamaan'. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.


     Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta 'supercalis'  kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai 'hari kasih sayang' juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropah bahwa waktu 'kasih sayang' itu mulai bersemi 'bagai burung jantan dan betina' pada tanggal 14 Februari.


       Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti 'galant atau cinta'. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang 'martyr' bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya(jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine lewat (melalui) greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado(bertukar-tukar memberi hadiah) dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.


       Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa moment(hal/saat/waktu) ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak 'akidah' muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat  dengan kedok percintaan(bertopengkan percintaan), perjodohan dan kasih sayang.

Bagaimana pandangan Islam mengenai Valentine Day? 
Tentu, sebagai umat Islam hendaknya kita menjauhi hal-hal yang kurang bermanfaat. Hal-hal yang kurang bermanfaat dapat merusak aqidah dan keyakinan kita akan Islam itu sendiri. 
Hendaknya kita mencermati firman Allah berikut: 
“ Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36) 
Maka, bila kita, seorang muslim telah mengetahui sejarah Valentine, masih patutkah kita mengikuti ajaran orang-orang kafir tersebut? Pastinya tidak akan. 
Nabi Muhammad SAW bersabda dalam haditsnya 
"Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk di dalamnya." 
Dalam Islam, tidak ada ajaran mengkhususkan hari seperti hari kasih sayang. Semua hari adalah baik dan sebagai muslim disarankan untuk berkasih sayang di antara kita. 
Daripada menghabiskan waktu untuk hal-hal yang kurang bermanfaat dan yang banyak terjadi malah sebuah kemaksiatan dan keburukan, maka lebih baik kita gunakan hari-hari kita untuk terus beribadah mendekatkan diri kepada Allah SWT.  

Senin, 09 Februari 2015

Jangan Sepelekan Hari Pertama Kuliah di Awal Semester !!!

       Hari ini, 9 Februari 2015 kuliah kembali aktif seperti biasanya. Setalh sekitar hampir 2 bulan berlibur bersama keluarga di rumah, kini saatnya kembali menimba ilmu, merantau di negeri orang. Hari pertama memang sangat dirindukan oleh banyak mahasiswa. Pasalnya, mereka dapat bertemu kembali dengan teman mereka yang telah lama tak berjumpa ketika liburan. Namun, beberapa lainnya merasa berat untuk kembali beraktivitas -baca : kuliah- karena memang merasa liburan terlalu panjang sehingga membuat mereka enggan dan masih saja ingin meneruskan liburan. 
       Bagi saya, awal masuk kuliah menjadi momen berharga. Tak hanya bertemu kawan, tetapi lebih dari itu, kita bisa benar-benar merasakan hawa semangat dalam diri memantik terus tiada henti. Awal masuk kuliah juga menjadi asyik karena banyak dosen yang masih beralasan untuk tidak hadir. Hal ini tak perlu disangsikan karena memang biasanya di awal perkuliahan dosen hanya membuat kontrak kuliah dan sedikit berbicara mengenai pengantar matakuliah. Hal ini tentu disukai mahasiswa karena mereka bisa pulang lebih awal, maklum juga karena memang otak masih pemanasan. 
       Di luar itu semua, ada satu catatan yang penting menurut saya, yaitu jangan sepelekan hari pertama masuk kuliah. Hari masuk kuliah pertama membantu kita mengetahui siapa saja dosen dan teman kita selama satu semester. Selain itu juga kita bisa mengetahui kriteria penilaian yang tertuang di kontrak kuliah serta SAP dan silabus yang tentunya sangat bermanfaat dalam kelangsungan perkuliahan di minggu-minggu berikutnya. Jadi, saran saya jangan sepelekan minggu pertama masuk kuliah, jangan sampai kamu tidak masuk, meski ini bisa dimaafkan, tetapi sungguh sangat merugi bila minggu awal ini anda tidak masuk. Semangat kuliah, semangat menuntut ilmu. 

"Barangsiapa yang berjalan untuk mencari ilmu, maka ia dimudahkan jalannya menuju syurga" (mahfudzot) 

Back to top