Unduh Ebook Menjadi Organisatoris Andal

Untuk unduh ebook Menjadi Organisatoris Andal (MOA), klik tautan berikut: https://bit.ly/EbookMOA Password pdf : MOAMANTAP25 ...

Kamis, 20 Oktober 2016

Gimana Rasanya Jadi Wisudawan Terbaik?

            Alhamdulillah bini’matihi tatimmus shoolihaat. Segala puji dan syukur kehadirat Ilahi Robbi atas limpahan kesehatan dan keimanan yang senantiasa menghiasi dada hamba-hambaNya. Disini saya akan sharing bagaimana sih rasanya menjadi wisudawan terbaik. Sungguh, tentu sangat senang sekali. Wisudawan terbaik bagi saya menjadi satu kado indah di hari wisuda saya. Betapa tidak, bisa dibilang predikat ini adalah sebagai salah satu momen “balas dendam” atas momen 2 tahun lalu di acara seremonial yang hampir sama, yaitu Graduation Day pada program One Year English Intensive Program. Saat itu, saya sangat menggebu-gebu untuk mendapatkan best graduate saat itu, namun apa daya karena pesaingnya yang cukup sulit untuk dikalahkan dan notebane beberapa dari mereka adalah teman alumni satu MA beberapa tahun lalu seperti Qonita, Aziz Fajar. Alhamdulillah, atas segala perjuangan, jatuh bangun, mempertahankan prestasi ini memang tidak mudah. Kita tahu kata bijak bahwa mempertahankan lebih sulit daripada mendapatkannya pada kali pertama, bukan?

Yudisium FITK UIN Maliki Malang 2016





      Alhamdulillah, pada hari ini, Kamis, 20 Oktober 2016, H-2 Wisuda periode 2 UIN Maliki Malang, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan menyelenggarakan Yudisium bagi mahasiswa-mahasiswinya. Acara berlangsung di Aula Rektorat lantai 5. Pukul 7.30 saya sudah sampai di kampus. Kuparkir motor di parkiran basement perpustakaan pusat lalu berkumpul menemui teman-teman yang lama tak kujumpa. Sungguh saya benar-benar rindu berbagai kenangan indah dengan mereka. Betapa tidak, kurang lebih sudah sekitar 2-3 bulan kita tak bertemu secara langsung. Ada teman PKLI Thailand, teman kelas jurnalistik PAI, teman mabna, teman IMM, dsb, Kenangan-kenangan lama kembali menguar bersama pembicaraan sampai-sampai kami akhirnya haru segera memasuki aula rektorat lantai 5 beberapa saat kemudian. Karena menunggu pak dekan yang tak kunjung datang, acara jadi cukup molor. Ya, biasalah jam Indonesia kan jam karet. Sekitar pukul 8.45 acara akhirnya dimulai. Bu Sulalah menyampaikan laporan akademik dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para mahasiswa terbaik di tiap jurusan. Penghargaan juga diberikan bagi mereka yang memiliki hafalan 30 Juz dan mereka yang menulis skripsi berbahasa asing selain jurusan Pendidikan Bahasa Arab. Acara dilanjutkan dengan sambutan dekan FITK, Dr. H. Nur Ali, M.Pd. Beliau menegaskan bahwa IP tinggi tak cukup untuk bersaing di dunia kerja, tetapi perlu skill yang mumpuni dan keterampilan lainnya. Hal tersebut dikuatkan kembali oleh pidato wakil wisudawan FITK, Muhammad Amin yang menyatakan bahwa sebagai lulusan UIN Maliki Malang harus memiliki ciri khas. Setelah acara seremonial ditutup, dilanjutkan dengan sosialisasi dunia kerja oleh Hasanuddin Wahid, M.Hum, beliau adalah salah satu alumni FITK yang kini bekerja sebagai konsultan di Sekolah Inteligen Negara. Beliau menyampaikan berbagai tantangan dan juga peluang lulusan sarjana agama di sektor ASEAN. Gaya penyampaian yang cukup seru membuat para peserta Yudisium beberapa kali bertepuk tangan diselingi dengan tertawa. Menjelang dzuhur, acara sosialisasi selesai. Peserta dipersilahkan untuk sholat dzuhur dan makan siang lalu dilanjutkan dengan pembacaan istighotsah yang dipimpin oleh ustadz Muhammad Amin Nur. Lalu para peserta antre untuk mengambil toga dan berbagai pernak-pernik wisuda lusa, Sabtu 22 Oktober 2016. Saya sendiri saya sempatkan foto dengan teman-teman dekat. Bahkan secara tak dinyana ketika sedang istirahat dzuhur saya bertemu Syaikhu dan teman-temannya di lantai 3 untuk berbincang-bincang lalu foto bersama. Sungguh saya sangat senang, Saya berharap kemesraan seperti itu tak cepat berlalu. Tetapi apalah daya seorang hamba. Saya hanya bisa mendoakan teman-teman saya, sampai jumpa di lain kesempatan dengan kondisi yang lebih baik sambil membawa anak istri, suami tercinta. Salam hangat persaudaraan. 

Minggu, 16 Oktober 2016

SILATURRAHIM AKBAR PENDIDIKAN BAHASA ARAB 2012 COBAN TALUN

            Alhamdulillah, 15-16 Oktober 2016 keluarga besar Pendidikan Bahasa Arab (PBA) 2012 UIN Maliki Malang dapat melaksanakan silaturrahim akbar bertempat di Coban Talun, Batu. Acara yang diinisiasi oleh ketua angkatan, Khowarizmi dibantu dengan ketua panitia Susilo dan beberapa kawan-kawan seperti Dhesti, Tutut, dll akhirnya dapat terlaksana dengan sukses. Kami berkumpul di belakang kampus 1 hari Sabtu, 15 Oktober pagi. Sekitar pukul 9 pagi kami berangkat menuju lokasi. Sesampainya di lokasi sudah hadir Susilo dan Agung Widodo yang sedang mempersiapkan segala sesuatunya. Satu per satu peserta silaturrahim akbar berdatangan. Akhirnya selepas dzuhur kami laksanakan game pertama lalu dilanjutkan makan siang bersama. Sore harinya kami lanjutkan kembali game-game yang cukup seru. Menjelang maghrib kami berbincang-bincang. Sholat maghrib dilaksanakan di belakang tenda putri. Selepas maghrib diadakan tahlil sebentar dilanjutkan dengan bincang santai. Sholat Isya’ dilaksanakan di tempat yang sama. Seusai Isya’ kami mempersiapkan acara sarasehan. Acara sarasehan ini adalah acara inti dimana setiap orang dari kami wajib berbicara di depan kawan-kawan semua tentang data diri dan juga kesan dan pesan tentang PBA. Beberapa dari kami berharap acara semacam ini dapat terus berlanjut entah 2 atau 3 tahun sekali. Tidak harus outdoor, bisa juga indoor yang penting kami bisa berkumpul, berbincang berbagai kenangan kami selama masa kuliah S1. Acara sarasehan beralan sampai pukul 23.30. Karena sudah cukup larut, acara dilanjutkan dengan menonton video kenangan masa kuliah S1. Wajah yang cukup culun pada masa awal, cinta remaja labil, dan berbagai fenomena lain sebagai mahasiswa. Itu semua benar-benar menjadi kenangan tak terlupakan sampai kapan pun. Tapi sungguh hatiku masih saja sepi. Entah, serasa ada satu hal yang hilang dari diriku. Dwi Nurmala tidak dapat hadir saat itu. Aku sudah beberapa kali menanyainya mengenai kesanggupan kedatangannya namun tak pernah ada balasan. Ya, sudahlah, sampai jumpa di lain kesempatan. Semoga kau selalu dilimpahi kesehatan. Tenang saja, doaku untukmu tak pernah putus tiap usai sholat semoga kau menjadi orang yang mampu menguasai bahasa Arab.

            Usai itu, kami semua beristirahat. Paginya beberapa teman-teman pergi ke Coban Talun. Aku sih memilih untuk berbincang saja sambil menikmati jagung bakar dan sinar mentari yang menelisik dari balik daun pepohonan di bumi perkemahan itu. Pukul 8 an kami minum susu, berfoto bersama, dilanjutkan dengan game pecah balon di kaki, dan game outbound. Setelah puas bermain, pukul 9.30 an kami sarapan dan bersih-bersih tenda dan akhirnya pulang. Semoga jalinan ukhuwah antara kita senantiasa terjalin sampai kapan pun.  

Senin, 10 Oktober 2016

JANGAN MAU JADI MAHASISWA ALA KADARNYA


            29 Agustus 2012, pertama kalinya saya resmi menjadi mahasiswa sebuah universitas. Mahasiswa, satu kata berjuta makna. Sebuah jabatan atau sebutan akademik yang sungguh membawa tanggung jawab besar terhadap masyarakat. Universitas menjadi sebuah institusi peralihan dari masa sekolah menengah yang bisa dibilang kita senantiasa dicekoki ilmu setiap hari oleh para guru yang setia mendampingi proses pembelajaran kita. Di universitas ini, saya dituntut untuk sebenar-benarnya mandiri. Tidak saja mandiri dari sisi belajar mandiri yang lebih banyak, tetapi juga mensyaratkan mandiri-mandiri yang lain guna menopang keberlangsungan saya sebagai mahasiswa di kampus.

HIJRAH MENUJU KEBAIKAN (REFLEKSI TAHUN BARU HIJRIYAH 1438 H)


Berikut adalah materi yang saya sampaikan pada siaran "Mutiara Hati" di Simfoni FM beberapa waktu yang lalu. 
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
الحمد لله رب العالمين. هُوَ الذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَاْلقَمَرَ نُوْرًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوْا عَدَدَ السِّنِيْنَ وَالْحِسَابَ. نصلى ونسلم على نبينا محمد صلى الله عليه وسلم. منشر دعوة الإسلام والإيمان في العالم.
Alhamdulillah wa syukru lillah, kita masih diizinkan Allah untuk senantiasa menambah ilmu melalui kajian mutiara hati yang mengudara di 107,7 Simfoni FM.
Sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada baginda nabi Muhammad SAW. Penyebar dakwah Islam di seluruh jagad.
Di awal saya sebutkan firman Allah SWT surat yunus ayat 5
 هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ (5)
Artinya: Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak[669]. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.
[669]. Maksudnya: Allah menjadikan semua yang disebutkan itu bukanlah dengan percuma, melainkan dengan penuh hikmah.
Allah SWT telah menentukan jumlah bulan dengan perhitungan yang sempurna. Beberapa hari lagi, tepat pada 2 Oktober 2016 kita akan memasuki tahun baru hijriyah. 1 Muharram 1438 H. Sudah dekat ya ternyata. Banyak muslim yang mungkin tidak ingat. Coba saja kita bandingkan antara kemeriahan menyambut tahun baru hijriyah dengan tahun baru masehi. Betapa ramainya perayaan tahun baru masehi tiap tahunnya. Semua bahagia, bahkan larut di dalamnya. Sebenarnya hal itu tidak sepenuhnya salah, tetapi marilah kita juga tidak melupakan dan meramaikan tahun baru kita, tahun baru Islam.

Minggu, 09 Oktober 2016

Hujan Bulan Oktober

      Lama nggak nulis, alhamdulillah ada kesempatan untuk nulis lagi. Biasa sibuk kuliah dan ngajar. Aktivitas sehari-hari ya dua itu. Hari-hari ini hujan terus saja turun. Apalagi kemarin, seharian hujan tiada henti. Sampai-sampai mbuat aku males keluar. Tahu sendiri perut ini tak mau diajak dikompromi. Tapi aku selalu suka hujan. Hujan dapat dibilang suatu ekspresi langit yang rindu pada bumi. Begitu pun bumi bila rindu pada langit akan membumbungkan uap air lautnya ke angkasa agar cepat turun hujan. Bagi pasangan suami istri, hujan bisa menjadi momen indah misalnya hujan-hujanan di luar. Tapi jangan sering-sering ya, nanti kalau sakit bingung sendiri kan. Bagi para sastrawan, hujan mengandung magnet untuk menciptakan berbaris-baris sajak indah tak berkesudahan. Bagi para pendosa, berdoa di saat ini semoga Tuhan mengampuni dosa kalian. Bagi para pecinta yang sedang dirundung rindu seringkali menyukai hujan sambil berucap "duhai hujan titip salam pada orang yang kucinta di seberang sana". Bagi para penjual minuman dingin, hujan bisa jadi sebuah bencana karena warungnya akan sepi apalagi kalau sebelumnya terik matahari begitu menyengat. Bagi para pemilik kedai kopi, hujan kadangkala menjadi momen mendulang rezeki. Ia akan menyukurinya tiada henti. Bagi anak sekolahan mereka akan menari dia atas derasnya hujan. Bagi orang kantoran terkadang mereka lebih memilih menyeduh kopi sambil memandang hujan dari balik jendela ruang kerjanya. Bagi yang malas, hujan berarti tanda untuk tidur. Ah, itu mungkin sekelumit fenomena tatkala hujan datang. Ada masukan yang lain??? 

Hujan Oktober
Dengan rindu yang sama entah pada siapa 
9 Oktober 2016 
Back to top