SAMAWA YA ZIAN

      Beberapa hari yang lalu, tepatnya Selasa pagi, usai mengantar Fithroh pergi lomba ke UINSA, saya sempat kaget tatkala membaca chat yang ada di grup WA Serabi Jos. Grup WA yang biasanya sepi tiba-tiba rame, eh, ternyata sahabat satu tempat kerja sekarang akan segera melepas masa lajangnya. Zian namanya. Alhamdulillah, saya pun ikut senang mendengarnya. Pertengahan Desember nanti ia akan melangsungkan akad dan resepsi. Lagi-lagi jodoh itu tak ada yang tahu kapan datangnya. Atau bisa jadi kematian yang akan bertandang terlebih dahulu. Sudah siapkah dengan bekal yang cukup? 
      Mungkin sekarang cukup mendekap cinta-cinta itu dengan melangitkan doa ke semesta jagat raya, berharap benar-benar tulus mengharap pertolongan dariNya. Kita hanyalah hamba yang lemah. Hamba yang hanya mampu merencanakan tanpa mampu menakdirkan karena itu adalah wilayah Allah. Semoga Zian dan Fiqh menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah dan semoga penulis dipertemukan dengan penyempurna iman di waktu yang tepat. 

Komentar