Seperti Kehilangan Keberkahan Waktu


      Memasuki masa pasca kuliah sarjana, rasa-rasanya saya kehilangan keberkahan waktu. Apa itu keberkahan waktu? Keberkahan waktu maksudnya kamu bisa menjalankan banyak agenda secara efisien di waktu yang sangat singkat. Memang benar, saya tidak lagi menganggur dan saya pun bersyukur akan hal itu. Kenapa? Karena masih banyak kawan saya yang menganggur usai kuliah sarjana. Kembali ke pembahasan keberkahan waktu. Saya sendiri melanjutkan studi S2 di Magister Pendidikan Bahasa Arab UIN Maliki Malang. Saya kuliah setiap Senin sampai Rabu. Selain itu, kesibukan lainnya adalah mengajar di Ma'had Al-Qalam MAN 3 Malang, almamater saya 4 tahun yang lalu. Sesungguhnya saya bahagia dengan itu semua. Tapi, lagi-lagi keberkahan waktu seakan dicabut dari diri saya. Tumpukan tugas kuliah baik yang harian sampai tugas UTS sampai sekarang masih banyak yang belum kelar. Saya sendiri kurang tahu kenapa. Padahal, masa kuliah S2 ini saya hanya kuliah 6 matakuliah saja dengan 3 sks setiap matakuliahnya. Saya rasa, mungkin yang membuat tugas-tugas itu tidak segera selesai adalah adanya 2 dosen yang mengampu satu matakuliah, sehingga mau tidak mau sebagai mahasiswa saya sendiri harus membuat 2 tugas, 2 presentasi dst. Tetapi di luar itu semua tentunya kembali kepada saya. Bagaimana saya mengatur waktu saya untuk bisa menyelesaikan tugas-tugas kehidupan saya dengan baik. Apalagi ditambah tanggung jawab kerja yang tentunya tidak mudah. Akhirnya, saya hanya berdoa semoga keberkahan waktu itu bisa saya dapatkan kembali di masa-masa saya sekarang ini sampai akhir hayat nanti. 

Komentar