Penghujung 2016



      Tak terasa, sudah di akhir tahun saja. Sungguh 2016 yang tak kan terlupakan. Diawali dengan berangkat ke Thailand untuk PKLI bersama sekitar 50 orang dari FITK. Merasakan menjadi "gelandangan internasional" yang begitu mengasyikkan. Mengajarkan bagaimana bertahan hidup di negeri antah berantah. Dilanjutkan dengan perjuangan bersusah payah, suka duka skripsi dan tentunya disertai sedikit bumbu-bumbu cinta yang sekarang entah pergi kemana. Perjuangan itu berakhir indah pada 22 Juni 2016 dengan sidang skripsi. Resmi sudah sarjana kala itu. Dilanjutkan memperjuangkan wisudawan terbaik sampai harus bolak-balik htq (terimakasih mas hisyam yang sudah membantu), awal Juli yang serasa kena php lalu akhirnya bisa mengajar di almamater sendiri. Alhamdulillah sekali rasanya, apalagi berbarengan dengan sahabat-sahabat terbaik semasa MA mengenyam pendidikan di almamater yang sama. Agustus yang begitu syahdu dengan momen wisuda dimana hari berikutnya saya harus UTS magister matakuliah Studi Qur'an. Beberapa harapan
dan mimpi yang beberapa hilang lalu berharap diganti di kemudian hari, ditambah undangan spesial dari someone spesial yang sayang sekali tak dapat saya hadiri, semoga sakinah mawaddah warahmah ya han. Doakan menyusul di waktu yang tepat. Dilanjutkan dengan berbagai kesibukan mengajar di mahad dan juga kuliah magister yang cukup melelahkan. Sebelum UAS sempat jalan-jalan bareng, meski hanya 10 orang bersama kawan-kawan pasca ke bedengan. Sampai akhirnya berakhir dengan pengumpulan tugas UAS teman-teman MPBA D yang sangat menguras waktu, tenaga, dan biaya. 'Alaa kulli haal, terimakasih atas kepercayaannya. Akhirnya, saya simpulkan segala yang terjadi dalam hidup terutama di 2016 ini begitu berharga dan penuh hikmah. Ambil kesempatan yang ada, dan satu hal yang penting lagi adalah kepercayaan adalah segalanya. Kalau kau sudah dipercaya seseorang, jalankan dengan amanah dan dengan sebaik-baiknya karena tak banyak orang mendapat kepercayaan itu. Ingat, kau terpilih untuk melakukan satu hal yang tidak banyak dilakukan orang lain. Di akhir tahun dipertemukan dengan pendiri IMM Reformer lintas generasi dalam reuni sewindu yang sungguh syahdu dan memendam rindu. Dan akhir tahun yang mana hanya mampu menghadiri resepsi pernikahan teman dengan jarak tempuh yang lumayan dan ditutup dengan menerjemah beberapa halaman dari seseorang yang saya sendiri tidak mengenalnya. Lalu, apa yang akan terjadi di tahun selanjutnya??? Semoga segala impian bisa kembali saya atur dan tulis dengan rapi, dilengkapi dengan cek list berharap dikabulkan entah bagaimana caranya. Dan akhirnya, mari bermuhasabah diri semoga diri ini diampuni dosa-dosa selama ini dan masih diizinkan melanjutkan kehidupan untuk menebar manfaat yang lebih kepada sesama.


Salam inspiratif akhir tahun untuk kalian semua 



Komentar