Mengapa Hidup Ini Harus Direncanakan?


      Satu pertanyaan yang acapkali menerpa diri saya. Beberapa kawan bertanya mengenai "kenapa sih kamu begitu serius mengejar impianmu? Terus seakan-akan lupa tidak liburan seperti yang lain, tidak menikmati masa muda yang menyenangkan?" Bagi saya kehidupan kita masing-masing adalah anugrah tak terkira dari Allah SWT. Sebagai makhlukNya yang beriman, kita dituntut untuk memakmurkan bumiNya ini. Nah, bagaimana bentuk memakmurkan bumi Allah ini? Tentunya dengan berperan sesuai peran kita masing-masing dengan sebaik-baiknya. Kalau merunut firman Allah, maka tugas manusia di dunia ini adalah beribadah kepadanya. Wamaa kholaqtul jinna wal insa illa liya'budun (Tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu). Konteks beribadah disini saya yakin sudah barang tentu ibadah syar'iyyah yang telah ditetapkan oleh Allah dan rasulNya melalui Al-Qur'an dan sunnah Rasul. Tetapi disamping ibadah mahdhoh, sesungguhnya ada pula hal-hal lain yang dikategorikan ibadah. Misalnya bekerja, menuntut ilmu, dsb. Nah, dalam mengarungi biduk kehidupan ini, sebagai seorang hamba yang patuh,
sepatutnya kita merencanakan kehidupan dunia kita dengan baik. Saya teringat salah satu mahfudzot yang berbunyi "Tandziimul 'amali yuwaffiru nishfal waqti" yang artinya Merencanakan pekerjaan itu memenuhi separuh waktu" Maksunya dengan peencanana pekerjaan dalam kehidupan ini maka sesungguhnya kita sudah mengefisienkan setengah waktu normal dari pekerjaan yang akan kita kerjakan. Karena ketika kita tidak membuat perencanaan pekerjaan, maka ketika terjun langsung pada pekerjaan tersebut kita di awal akan masih dibingungkan dengan masalah apa yang akan dikerjakan? Seberapa lama akan dikerjakan? dan pertanyaan lainnya yang sesungguhnya sangat menyita waktu. Maka, itulah pentingnya perencanaan hidup dan pekerjaan. Konsep perencanaan ini juga masuk ke dalam salah satu konsep manajemen yang dikenal dengan istilah POAC (Planning, Organizing, Actuating dan Controlling). 
      Perencanaan ini juga termasuk di dalamnya perencanaan mimpi-mimpi kita. Mimpi yang kita tulis dengan rapi dan rinci serta terus kita ingat-ingat maka akan dengan cepat pula impian itu tercapai karena secara tidak langsung kita telah memancarkan gelombang positif untuk menarik mimpi itu menjadi nyata dalam kehidupan kita. Itulah konsep The Secret dan La of Attraction. Maka, saya sendiri berusaha untuk merencanakan pekerjaan dan kehidupan saya hari ini, minggu ini, bulan ini, tahun ini, bahkan tahun-tahun yang akan datang. Ibaratnya kita ini dengan membuat perencanaan tersebut adalah seumpama seoang kepala suatu proyek yang sedang membuat proposal dan menyerahkannya ke bos untuk kemudian mendapat acc untuk dilaksanakan. Nah, perencanaan kita itu kita ajukan kepada Allah, Maha Pencipta, memohon agar segalanya diberikan kelancaran dan berbuah menjadi nyata meskipun hal itu tergantung semangat kita dalam mencapainya dan juga rahmat dan kasih sayang Allah kepada hambaNya. Karena kombinasi keduanya sungguh akan dengan cepat merealisasikan mimpi-mimpi kita. Maka dari itu, mulai sekarang buat perencanaan pekerjaan serinci dan serapi mungkin dan semoga semuanya berubah menjadi nyata di waktu yang tepat. 

Salam inspirasi.   

Komentar