Investasi Keterampilan



Apa yang terlintas dalam benak Anda tatkala mendengar kata "investasi"? Apakah ia sebidang tanah untuk masa depan? Berbagai macam properti mewah? Tabungan uang melimpah? Saya kira masih banyak yang berpikir demikian. 
.
Namun, saya pernah mendengar penjelasan salah satu dosen di akhir perkuliahan agar kita mampu menginvestasikan diri kita sendiri. Nah, bagaimana caranya? Beliau jelaskan bahwa investasi yang efektif adalah investasi keterampilan yang dimiliki, bukan uang, jabatan, atau yang lainnya. Mengapa demikian? Sebab dengan keterampilan yang dimiliki sesungguhnya kita sedang menjual diri (dalam artian positif) kita kepada orang lain. Ketika orang lain mengetahuinya, maka cepat atau lambat ketika mereka butuh mereka akan menghubungimu. Hal ini tentu berbanding lurus dengan seberapa besar usaha yang dilakukan untuk menarik minat mereka. Salah satu caranya kita tingkatkan kualitas dan profesionalitas keterampilan kita. Bisa juga kita lengkapi dengan mengikuti berbagai pelatihan dan diklat, lalu mendapat sertifikat kualifikasi atas keterampilan tersebut. Sertifikat dan keterampilan itu sama-sama penting. Sertifikat menunjukkan tingkat profesionalitas di atas kertas, keterampilan sesungguhnya akan teruji dalam praksisnya. 
.
Maka dari itu, mari perluas pemahaman mengenai investasi. Belum lagi berbincang masalah investasi akhirat, tentu akan lebih panjang lagi penjelasan yang diperlukan. Selagi ruh masih menyatu dengan jiwa, mari menginvestasikan keterampilan diri demi masa depan yang lebih baik. Selamat berinvestasi keterampilan diri. 
.

Komentar