Pertanyakan Yang Tidak Dipahami Kepada Yang Berwenang


Sudah tinggal beberapa hari lagi waktu herregistrasi mahasiswa kampus saya belajar akan ditutup. Saya teringat pesan Pak Riyanto, pegawai bagian keuangan rektorat supaya saya menghubungi BAK rektorat guna memvalidasi ulang id dan password tiap semester sebab saya memperoleh beasiswa rector beberapa waktu lalu. Hari ini saya putuskan untuk pergi ke kampus dan menuju ruang BAK untuk menanyakan perihal validasi tersebut. Setelah diproses sekitar 15 menit, pegawai BAK rektorat menuturkan bahwa id dan password saya sudah selalu aktif. Tidak perlu ke BAK lagi untuk validasi. Saya pun bersyukur mendengar kabar gembira tersebut.

.
Lantas, masih ada satu hal yang mengganggu pikiran saya 2 semester terakhir ini. Saya pun menemui Pak Riyanto di bagian keuangan dan beliau menyuruh saya menghadap ketua bagian keuangan di ruang sebelah. Saya pun menghadap dan menanyakan perihal penjelasan mengenai bebas biaya pendidikan selama studi magister saya. Beliau menjelaskan dengan gamblang dan saya sungguh lega dan berterimakasih kepada beliau sebab hal yang selama ini mengusik saya telah jelas semuanya.
.
Dari kisah di atas, dapat dipahami bahwa bila kita punya pertanyaan tentang suatu hal, maka tanyakan pada ahlinya. Jangan tanyakan pada orang yang tak tahu menahu. Takutnya, nanti kita diberi informasi yang salah sehingga timbul kesalahpahaman di kemudian hari. Tentu hal tersebut tidak kita inginkan untuk terjadi. Oleh karena itu, jangan sampai pertanyaan yang mengganjal dalam diri kita dipendam sendiri, ditanyakan kepada orang yang salah supaya kita mendapat penjelasan yang sejelas-jelasnya sebagaimana yang kita harapkan.
.  

@muhamin25 | #day16 #dailywritingchallenge #150717

Komentar