Irama Hujan



Ia seumpama melodi lagu yang begitu damai
Ditambah dengan aroma seduhan kopi di sudut ruang
Membuat diri tenggelam dalam syahdunya rintik 
Hujan di luar masih deras

Maukah kamu sejenak menemaniku di sini?
Bercengkrama tentang kisah-kisah masa lalu
Atau mungkin rencana masa depan
Tentang pernikahan impian
Tentang berbagai keinginan
Ah, kenapa selalu seperti ini
Ujung-ujungnya memori
Teringat kembali
Seakan tak mau beranjak dari diri ini
Baiklah, aku berjanji untuk selalu mengabadikan hujan
Sesekali pada lagu yang diputar
Sesekali pada deretan aksara
Atau lain kali tak perlu lagi
Sebab dirimu telah di sisi
Bersama saling mengisi
Melengkapi dan saling memahami
Hingga tak perlu lagi
Pertikaian di sana sini
Malang, 9 November 2017 selepas hujan siang hari

Komentar