Terjebak Rutinitas


Akui saja bahwa sebagai anak muda, kamu lebih suka pekerjaan yang santai tetapi menghasilkan bukan? Ya itu realita. Aku pun merasakan hal yang sama. Terkadang generasi Y dan Z tidak mau terjebak rutinitas harian yang itu-itu saja tanpa perubahan. Otak-otak dua generasi tersebut sepertinya diprogram untuk kreatif sepanjang waktu.

.
Tipe pekerjaan yang didambakan adalah pekerjaan non formal tetapi tetap menghasilkan. Hal terpenting lainnya adalah sesuai dengan passion. Oleh karena itu, banyak ditemui dalam kehidupan, mereka yang berkuliah fisika misalnya, tetapi tidak punya passion dalam bidang tersebut, malah beralih pada passion lain seperti melukis atau mengajar mengaji. Itu hanya satu contoh. Kukira masih banyak contoh lainnya.
.
Jadi, untuk menanggulangi terjebak dalam rutinitas, sebaiknya setiap pagi ada satu hal unik yang berbeda dari hari-hari sebelumnya. Meski demikian, tetap konsistenlah pada rutinitas yang memang baik adanya. Kebiasaan mengkaji kitab suci, beribadah tepat waktu, tentu harus terus dilakukan. Meskipun rutinitas, kukira bisa lah dibuat semacam metode kreatif dalam hal pencatatan misalnya. Coba catat pada buku pelajaran dengan menggunakan peta konsep. Atau kamu bisa menggunakan bolpoin warna-warni untuk memberi tanda pelajaran-pelajaran yang penting.
.
Jadi, mari warnai hari-harimu dengan hal-hal kreatif. Jangan sampai kamu terjebak rutinitas yang akhirnya membuatmu seperti robot, bukan manusia. Syukuri anugerah Tuhan dengan mengoptimalkan potensi yang ada semaksimal mungkin.
.
Salam sukses  

@muhamin25 | 7 November 2017

Komentar