5 Tips Mudah Bangun Subuh, Nomor 5 Sering Dilewatkan


Sebagai seorang muslim, waktu subuh adalah waktu spesial yang seharusnya tidak bisa dilewatkan begitu saja. Ada banyak keistimewaan yang Rasulullah janjikan di dalamnya. Misalnya dua rakaat fajar (salat sebelum subuh) yang pahalanya lebih baik dari dunia dan seisinya. Lalu, doa Rasulullah juga kepada umat Islam untuk diberikan keberkahan di waktu pagi. Sebagaimana termaktub dalam hadis, Ya Allah, berikanlah berkah kepada umatku di waktu pagi (H.R. Tirmidzi). 


Bagi sebagian orang, bangun pagi sudah menjadi kebiasaan. Meskipun sebagian lainnya lebih asyik menarik selimut kembali ketika mendengar azan subuh berkumandang. Mereka tidak merasa menyesal untuk bangun lebih siang dari seharusnya. Ketika ditanya mengapa mereka tidak bangun pagi dan tidak salat subuh di awal waktu, alasan yang muncul biasanya seputar begadang, belajar sampai larut malam, asyik bermain media sosial sampai dini hari dan sederet alasan lainnya. 

Untuk menanggulangi susah bangun tidur di waktu subuh, berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan. Let’s check it out! 

1. Tidak tidur terlalu larut malam 
Salah satu penyebab bangun kesiangan adalah tidur terlalu larut malam. Untuk rentang usia remaja (18 sampai 25 tahun), laman hariansehat menyebutkan bahwa waktu istirahat remaja adalah 7 sampai 9 jam per hari. Porsi tidur ideal ini bisa dibagi ke dalam tidur siang dan tidur malam hari. Dalam Islam dianjurkan untuk tidur siang atau biasa disebut qailulah. Tidur siang ini biasa dilakukan Rasul dan sahabat selepas salat zuhur. 

Cara menghitung perkiraan waktu awal tidur di malam hari cukup sederhana. Hitung saja pukul berapa azan subuh berkumandang, lalu kurangilah 7 sampai 9 jam sebelumnya. Misalnya Anda harus bangun pukul 4 pagi, maka mulailah tidur pada pukul 9 malam. 

2. Pasang pengingat/alarm 
Untuk membantu memudahkan Anda bangun pagi, Anda bisa memasang pengingat di gawai atau dengan jam beker. Atur pengingat pada jam berapa Anda harus bangun sebelum pergi tidur. Bila Anda menggunakan pengingat gawai, gunakan fitur pengulangan di setiap harinya. Tujuannya agar Anda tidak perlu mengatur pengingat setiap malam. Dengan begitu, pengingat tersebut akan otomatis berbunyi setiap hari.

3. Minta tolong dibangunkan orang-orang terdekat 
Bila Anda berada dalam satu kamar yang berisi banyak orang, seperti di asrama atau penginapan, Anda bisa meminta tolong teman atau sanak famili Anda untuk membangunkan ketika azan subuh berkumandang. Anda bisa mempercayakannya kepada mereka yang memang sudah terbiasa bangun pagi. Kalau mereka keberatan, Anda bisa menjanjikan sesuatu seperti mengajaknya sarapan pagi atau memberikan hadiah spesial. 

4. Perbanyak amal kebaikan di siang hari
Dari segi batin, amal kebaikan siang hari juga berpengaruh pada kemudahan Anda untuk bangun pagi. Mengapa? Sebab amal baik itu seumpama cahaya, sedangkan amal buruk/maksiat seperti titik hitam yang mengotori baju putih. Dengan tidak beramal buruk dan memperbanyak amal baik di siang hari, tentu Anda akan dimudahkan oleh Allah untuk bisa bengun pagi. 

5. Lakukan sunah-sunah menjelang tidur
Sunah-sunah atau kebiasaan Rasul sebelum tidur hendaknya kita ikuti. Seperti berwudu, membersihkan tempat tidur, tidur miring ke kanan menghadap kiblat, membaca doa sebelum tidur adalah kebiasaan-kebiasaan yang seharusnya seorang muslim lakukan sebelum tidur. Dalam sabda Rasul disebutkan bahwa malaikat menjaga tidur seorang muslim yang berwudu sebelum tidur. Jangan lupa juga untuk bermohon kepada Allah agar diberi kemudahan untuk bisa bangun subuh setiap hari. 

Itulah 5 tips supaya seorang muslim dapat lebih mudah untuk bangun pagi. Jangan lewatkan keberkahan-keberkahan di pagi hari, sebab kita tidur kemalaman dan bangun kesiangan. Semoga setiap muslim diberi konsistensi untuk bangun pagi setiap hari.

Komentar