Hujan Awal Tahun


Bagaimana awal tahun 2018 mu? Betapa indahnya bila kau mulai dengan sembah sujud di sepertiga malam. Dilanjutkan dengan subuh berjamaah, lantunan ayat suci Al-Qur'an, membaca buku pengobar semangat hidup, lalu menuliskan sesuatu, entah untuk blog atau mungkin sebuah buku. 

.
Saya memperhatikan dua tahun terakhir, menjelang pergantian tahun selalu disertai hujan. Intensitasnya mulai ringan, sedang, sampai lebat. Namun sepertinya tadi malam ayem tentrem saja. Tak kudengar rintik hujan itu. Sesungguhnya aku rindu, rindu pada rinaimu yang menemani mimpi-mimpiku sampai pagi menjelang. 
.
Ternyata setelah terbangun, kudengar kembali guyuran hujan itu. Meski tidak deras, tetapi cukup lembut menyapa pagi, bulirnya begitu menguji keimanan. Apakah seseorang memutuskan untuk tetap melangkah ke masjid untuk salat subuh, atau kembali menarik selimut, tidur lagi. 
.
Bagiku awal tahun dengan hujan itu syahdu. Tak perlu teriakan selamat tahun baru, juga tiupan terompet sepanjang jalan itu. Bagiku cukup menengadahkan tangan selepas salat sudah begitu sempurna. Bukankah doa ketika hujan turun begitu makbul? Masih sangsi pada sabdanya? Memangnya kita ini siapa? Kita hanyalah hamba yang mencoba mendulang pahala sebanyak mungkin meskipun dosa terus bertumpukan sepanjang hari. 
.
Maka, kepada kita yang masih sering lalai pada peringatan-Nya, mau sampai kapan seperti ini? Mencoba menghindari perintah-perintah-Nya dan terus saja menerjang larangan-larangan-Nya. Masihkah kita bangga pada amal yang begitu sedikit ini dan mengharapkan surga Firdaus-Nya yang begitu agung? Sesungguhnya kita terus bermuhasabah. Mencoba menyeimbangkan cita-cita dengan usaha. Tidak hanya terus berharap tanpa ada amal nyata dlam kehidupan. 
.
Melalui hujan ini berjanjilah untuk terus menapaki jalan kebenaran. Berjanjilah untuk tidak lagi terjerumus pada kubangan dosa. Berjanjilah untuk terus memperbaiki diri karena-Nya. Mari bermohon pada-Nya agar terus diberi konsistensi dalam menjalankan perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. 
.
@muhamin25 | Malang, 1 Januari 2018

Komentar