Perhatikan Untuk Apa Kau Habiskan Waktumu


Kita lihat betapa banyak orang yang begitu menggampangkan masalah waktu. Mereka membiarkan waktu berjalan begitu saja tanpa perubahan dalam diri. Mereka seakan terbuai oleh waktu. Mereka berpikir bahwa waktu di dunia masih panjang sehingga bolehlah untuk bersantai. Bersantai boleh saja, tapi kalau setiap waktu bersantai, apa bedanya kau hidup dengan kau mati?

Ingatlah kawan, Allah telah menciptakan waktu yang tak dapat diputar kembali. Waktu terus berjalan maju. Maka, setiap hamba hendaknya mempersiapkan apa yang akan diperbuatnya untuk hari esok. Baik hari esok dalam konteks dunia maupun akhirat.

Wal tandzur nafsun maa qoddamat lighod. Hendaknya seseorang melihat apa yang telah disiapkan untuk hari mendatang. Maka, sangat penting seorang hamba merencanakan dengan matang segala sesuatunya. Hal ini untuk membuat hari-hari yang dilalui menjadi produktif dan tidak sia-sia belaka. Bukankah salah satu tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang sia-sia? Itu sabda Rasul dalam hadisnya.

Rancang mimpi-mimpi, turunkan dalam rencana konkrit setiap tahun, bulan, minggu bahkan sampai hitungan hari dan jam. Dalam hadis disebutkan juga bahwa bila datang pagi maka bersegeralah dalam berbuat kebaikan. Jangan menunggu sampai sore datang menjelang. Pun tatkala sore hadir, kebaikan harus segera diwujudkan. Tak perlu menunggu pagi menyongsong mentari. Lantas, sudahkah kau rencanakan dengan detail langkah-langkahmu di hari depan? Kalau sudah alhamdulillah. Jika belum pun tak mengapa, masih ada kesempatan untuk mempersiapkannya. So let's start it right now!

21 Februari 2018

Komentar