Kenikmatan Ini Juga Ujian

Bagaimana seharusnya seorang hamba Allah bersikap atas karunia nikmat yang tiada terbatas? Lantas bila kebahagiaan itu hadir di depan mata, akankah ekspresi kebahagiaan itu terlampau berlebihan? 

Kebanyakan hamba-Nya menyikapi kebahagiaan yang hadir, terlebih nikmat-nikmat itu kelewat banyak, secara berlebihan. Ada yang mempostingnya di berbagai sosial media yang ada. Ada yang cerita ke sana-kemari tiada habisnya. Ia kadang tak sadar bahwa di balik kebahagiaan yang tercurah sesungguhnya ada ujian. Ujian keimanan dan kesabaran atas apa yang ada. Mampukah seorang hamba Allah mengendalikan nafsunya untuk tidak banyak bercerita ke banyak manusia? Bisakah ia menyimpan rapat-rapat rahasia daripada mengumbarnya dengan penuh semangat? 

Sebab, ujian tak hanya datang bagi mereka yang diberi cobaan semacam sakit, tertimpa musibah, dan lain-lain. Tetapi, kekayaan, kesehatan, kekuatan, keimanan yang tinggi juga merupakan ujian bagi seorang hamba. Masihkah ia terus memanjatkan doa tatkala keinginan tercapai? Masihkah ia bermunajat tiada akhir seperti sebelum mendapat kenikmatan yang hadir? Sudahkah ia gunakan segala anugerah untuk beribadah, meningkatkan keimanan dan berperilaku sebagaimana perintah yang memberikan anugerah? Atau jangan-jangan ia terlena seketika, melupakan Sang Pemberi Kenikmatan dengan segera? Semoga kita tidak termasuk golongan terakhir. 

Di antara deret nikmat yang terasa. Di balik mimpi-mimpi yang sudah semakin nyata adanya. Di sana ada ujian kesabaran dan keimanan. Mari terus membumbuinya dengan pinta dan saling menasihati supaya segala nikmat tidak berbuah laknat.

#renungan #pernikahan #love #cinta #prosa

Komentar