Memaknai Pagi

Fajar telah lama menyingsing sedari tadi
Mentari telah gagah berdiri
Langkah-langkah insan ia temani
Beriring keberkahan yang tercurah dari Ilahi

Bersyukur atas karunia kehidupan
Yang senantiasa diberikan
Tak cukup hanya ucapan lisan
Namun perlu dibuktikan dengan perbuatan

Setiap insan Tuhan
Harus mau mengabdi dengan penuh keikhlasan
Jangan pernah turuti bisikan setan
Atau kau akan terjerumus perlahan-lahan

Bangunlah semangat dari dalam dirimu sendiri
Sebab sekitarmu terkadang tak lagi peduli
Mereka lebih banyak mencaci segala yang diperbuat diri
Maka atas perlakuan mereka jadikanlah telingamu tuli
.
Bersama awan-awan yang berarak
Juga laku diri yang terus bergerak
Bersama sayap burung yang berkepak-kepak
Mari terus berkarya dengan kompak

Kepadamu yang disemogakan
Jadilah pribadi menawan
Bersama doa-doa yang dimohonkan
Berharap kebaikan terus berkelindan

Dari insan yang masih sering alpa
Dari tempat yang senantiasa didamba
Dari hati yang terus saja meronta
Tentang indahnya sebuah jumpa

Malang, kota sejuta rindu
Untukmu yang setia menunggu
Dari kawan karibmu
5 April 2018

Komentar