Ketahui Tujuan Akhir Ramadanmu

Setelah melakukan pemanasan sebelum memasuki Ramadan dan mengetahui apa saja yang seharusnya dan tidak seharusnya dilakukan, maka kali ini kita akan membahas apa sebenarnya tujuan akhir dari Ramadan. Apa sebenarnya hasil yang ingin didapat dari sebulan berpuasa dan berbagai ritual ibadah di dalamnya. Apa esensi dari Ramadan yang diumpamakan seperti kawah Candradimuka.
Menurut ayat Quran yang populer seputar puasa, maka diketahui bahwa tujuan akhir dari disyariatkannya dan diwajibkannya puasa Ramadan adalah menuju insan bertaqwa. Bertaqwa di ayat 183 dari surat Al-Baqarah menggunakan wazan taf'aluun (tattaquun). Hal ini bermakna ada suatu proses ketika menuju ketakwaan. Ketakwaan bisa meningkat dan bisa pula berkurang kadarnya. Diharapkan kadar ketakwaan meningkat setelah berpuasa selama sebulan lamanya.
.
Selain ketakwaan, sesungguhnya ada banyak hikmah yang dapat dipetik dari ibadah puasa. Puasa mengajarkan bagaimana kita menahan nafsu biologis (makan, minum, berhubungan badan antara suami istri di siang hari puasa), juga mengajarkan kita bagaimana menahan nafsu rohani (marah, ghibah, adu domba, iri, dan lain-lain). Hal-hal semacam inilah yang ingin dibentuk dan dibiasakan nantinya setelah Ramadan usai. Maka, Ramadan juga berarti ajang berlatih untuk mengendalikan dua dimensi yang ada pada manusia itu sendiri.
.
Ramadan juga hendaknya mampu menghapus dosa kita selama ini. Hadis Rasul menyatakan dengan kata "celaka" sebanyak tiga kali bagi mereka yang mendapati Ramadan tetapi tidak mendapat pengampunan dosa. Hal ini tentu sebuah kesia-siaan yang sesungguhnya harus sangat kita hindari.
.
Hadis yang lain menyatakan bahwa betapa banyak yang berpuasa, tetapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan haus. Artinya, mereka hanya menjalankan Ramadan sebagai rutinitas. Mereka hanya mengubah pola makan. Mengubah waktu sarapan menjadi lebih pagi dan mengalihkan makan siang ke waktu makan malam. Mereka belum mendapatkan ruh dari Ramadan itu sendiri. Sebuah bulan yang menjadi penempaan seorang hamba untuk mencapai derajat yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya. Bahkan, salafus salih begitu mengingkan supaya setahun penuh berganti menjadi Ramadan agar senantiasa keseharian penuh dengan ibadah kepada-Nya serta dilipatgandakan pahala.
.
Maka, marilah pada momen Ramadan kali ini, kita tingkatkan kualitas ibadah dan memperdalam ilmu seputar Ramadan. Tak hanya mengisinya dengan hal-hal yang sia-sia sambil menunggu berbuka. Tetapi, benar-benar mengisi Ramadan dengan amalan yang berguna supaya tak ada sesal di dunia juga di akhirat kelak.
.
#RamadhanBercerita #RamadhanBerceritaday2 #challengemenulis #17052018

Komentar