Bagiku, ini Adalah Soal Pembiasaan


Tentu teman-teman pernah tahu tentang peribahasa alah bisa karena biasa. Artinya kebiasaan yang terbentuk akan menjadikan kita bisa dan mampu dalam hal yang dibiasakan tersebut. Contoh sederhana, kita membiasakan diri membaca buku dua halaman per hari, maka lama-kelamaan kita akan menjadi seorang yang kecanduan untuk membaca buku. Pun dengan hal lainnya, prinsipnya sama. Biasakan maka kamu akan bisa.

Awal tahun ajaran selalu menghadirkan pergantian personil dalam institusi tempatku bekerja. Ada beberapa personil yang memang karena alasan yang logis mengundurkan diri dan memutuskan untuk tidak melanjutkan bekerja di tempat ini. Akhirnya, tentu saja akan ada seleksi penerimaan personil baru. Pendaftarnya terkadang lumayan, meskipun akhirnya tidak semuanya dapat bergabung. Bahkan, bisa jadi semua tidak diterima sebab tempat ini merasa belum menemukan personil yang sesuai dan cocok. Ada banyak pertimbangan yang diperlukan agar personil dapat diterima di institusi ini. 

Kadang sempat berpikir bahwa yang bekerja saat ini masih tidak sesempurna sebelumnya. Rasanya masih kangen dengan suasana kerja yang cukup kondusif dan menyenangkan seperti yang lalu-lalu. Tetapi, sekali lagi waktu terus berputar, roda juga harus terus berjalan. Akhirnya, sebagai orang yang bekerja di instansi ini mau tidak mau harus menerima segala konsekuensi. Artinya kehadiran personil baru seharusnya menambah semangat kerja. Kita bisa menciptakan miliu yang lebih baik dari sebelumnya. Kita seharusnya bisa membentuk suasana kerja yang jauh lebih menyenangkan dari sebelumnya. Hal ini tentu butuh proses. Tidak bisa sehari dua hari. Bisa satu bulan, dua bulan, bahkan satu semester. 

Pada akhirnya, inj hanya soal kebiasaan. Mengubah kebiasaan memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak bisa. Perlahan kita harus mau menerima perubahan dan tentu beradaptasi dengan perubahan yang ada. Bila tidak, maka siap-siap saja tergilas oleh waktu yang terus berdetik dengan cepat. Yang lalu mungkin terlihat lebih sempurna, tetapi perubahan menuju hal-hal baru seharusnya dapat membuatmu terus belajar tentang arti penerimaan, tentang arti pemahaman, tentang arti penyesuaian. 

Salam produktif. 

Malang, 12 Juli 2018 05:55

Komentar