Mengapa Gundah Itu Hadir Menjelang Hari Pernikahan?


Menuju hari pernikahan yang tinggal menghitung hari, terasa ada hal-hal yang mengganjal dalam hati. Ada ketakutan yang muncul. Ada kekhawatiran yang tiba-tiba hadir. Ada rasa-rasa yang tidak seharunya berdiam dalam diri, tetapi terkadang diri tak kuasa menolaknya bertakhta.

Pernikahan adalah momen agung. Salah satu ikatan yang digambarkan sebagai mitsaqan ghalidzan, perjanjian yang kuat, tentu saja tidak lepas dari masalah dan cobaan. Sebab keagungan pernikahan, tentu saja setan tiada bosan mencari seribu macam cara agar dua anak manusia terjerembab dalam kubangan dosa. Mereka tak pernah rela keduanya bersatu padu dalam mahligai yang syahdu nan dirahmati itu.

Bahkan, ketika akad telah terucap, hari-hari selepas pernikahan dijalani, akan terus berlanjut cobaan dan rintangan yang bisa jadi begitu berat, di luar dugaan manusia. Hal ini membutuhkan kesiapan mental, kesiapan diri untuk menghadapi segala macam rintangam tersebut. Agar kelak mahligai rumah tangga tetap utuh sampai kapan pun. Setan tak pernah puas mengganggu manusia, apalagi yang kuat dalam taat, ia selalu punya trik jitu untuk menjerumuskan manusia.

Maka, sedari saat ini, teruslah bermohon kepada Allah agar dikuatkan hati. Memohon agar dilapangkan hati, diberikan ketangguhan melawan berbagai cobaan, sebab sebagai hamba yang lemah, kita tak punya kekuatan kecuali kekuatan yang datangnya dari Allah. Teruslah belajar mengatur kesiapan mental, teruslah belajar bagaimana mengatur konflik yang nanti tentu saja akan terjadi. Lantas perlahan praktekkan dalam kehidupan pernikahan nanti. Dengan begitu, insyaAllah segala halangan, cobaan, ujian dapat dihadapi dengan baik. Sebab hidup ini memang berisi kebahagiaan dan kesedihan, kemenangan dan kekalahan, dan berbagai hal yang terus berlawanan satu sama lain. Semoga dengan izin-Nya, kita dapat selalu menjaga keutuhan diri dan rumah tangga yang akan dijalani.

Malang, 27 Agustus 2018 07:02

Komentar