Mengapa Rencana Harus Ditulis?

Saya beberapa kali memberi pengarahan kepada pengurus OSIMA bahwa dalam berorganisasi hendaknya segala rencana program yang akan dilaksanakan ditulis dengan rapi. Ketik di microsoft word lalu cetaklah. Tempel di kantor OSIMA. Kalau perlu didesain dengan bagus agar terlihat menarik.

Mengapa hal ini perlu dilakukan?
1. Mayoritas orang akan lebih cepat ingat dengan melihat visual. Ketika ada tulisan atau desain menarik dari rencana program, hal ini akan mendorong semangat kerja pengurus untuk lekas mewujudkannya. Berbeda bila gagasan atau program hanya dipikirkan dan didiskusikan saja, tanpa pernah ditulis. Maka, yang ada hanyalah wacana tanpa realisasi.

2. Tulisan itu abadi. Dengan menuliskan rencana program, secara tidak langsung mereka telah mewariskan program tersebut kepada generasi selanjutnya. Program itu bisa dijadikan acuan, dicari inovasi baru agar terlihat segar ketika ditampilkan ke khalayak.
3. Menjadi jariyah. Bila program yang direncanakan batal, misalnya, lantas dilaksanakan di periode berikutnya, generasi perencana akan memperoleh pahala karena ia menjadi pelopor dari terlaksananya program meskipun belum terlaksana pada masanya.
4. Lebih efisien. Saya pernah membaca sebuah pepatah yang berbunyi "perencanaan pekerjaan sebenarnya telah memenuhi setengah waktu pekerjaan". Maksudnya kita tidak menghabiskan banyak waktu ketika akan mengerjakan sesuatu sebab telah direncanakan, terlebih telah ditulis. Maka, mewujudkan rencana menjadi nyata membutuhkan waktu yang lebih singkat dan cepat.
Itulah sedikit manfaat menuliskan rencana program yang akan dilaksanakan dalam sebuah organisasi atau kepanitiaan. So, sudahkah Anda tuliskan rencana program organisasi Anda?

Komentar