Tes Dosen UMM hari ke-1

Hari ini aku begitu bersemangat. Hari di mana aku akan menjalani serangkaian tes sebelum nanti akan menjadi seorang dosen atau tidak. Aku berangkat setelah urusan santri dan Alexandria selesai. Selepas sarapan di soto ayam Lamongan, saya segera menuju UMM kampus III.

Sampai di UMM, saya parkir motor, menghirup udara pagi yang begitu segar sembari membayangkan beberapa tahun ke depan dari hari ini, udara di wilayah ini yang akan kuhirup lebih sering dari tempat lainnya. Melintasi heliped, memandang tulisan Universitas Muhammadiyah Malang beserta lambang miring di bawahnya seolah ada pesan kuat yang ingin disampaikan, 'berjuanglah di sini bersamaku'.

Kucari lokasi tes, yaitu di Ruang Sidang Senat lantai 2. Saya lantas masuk dan mengambil tempat duduk tepat di depan para penguji dengan jarak yang sangat aman tentunya. Sebab bentuk meja ruangan ini adalah leter U dengan beberapa meja satu bari di hadapannya.

Kutenangkan diri, meskipun sedari kemarin, sakit flu belum kunjung pergi dari dalam diri. Kuambil alat tulis, kuikuti arahan untuk mengerjakan English For Proficiency. Ada 3 tes, yaitu Listening, Grammar, dan Reading. Listening diakhirkan karena ada sedikit kendala. Alhamdulillah tes ini dapat dijalani dengan sangat baik.

Masuk ke tes kedua, yaitu tes potensi akademik (TPA) dari bagian kepegawaian UMM. Tes ini memiliki waktu tertentu di tiap sesi. Tes aritmatik selalu menjadi halangan di bagian ini. Dari 20 soal, hanya kukerjakan setengahnya saja. Tes berlangsung hingga menjelang azan Zuhur. Tes mengambil jeda istirahat untuk istirahat, salat Zuhur, dan makan siang.

Aku segera makan terlebih dahulu, lantas salat Zuhur di masjid AR Fachruddin dan kembali memasuki ruangan menjelang pukul setengah satu. Pukul satu tepat, PLP (Pusat Layanan Psikologi) memasuki ruangan untuk memulai tes Psikotes. Setiap sesi memiliki durasi tertentu, sama seperti TPA. Saya pun kembali hanya bisa mengerjakan setengah dari total jumlah soal matematika berbentuk cerita. Dalam psikotes ada tes pilih cepat, menentukan lanjutan bentuk, menggambar bebas dengan bantuan beberapa item, menggambar pohon, dan menggambar orang. Tiga jam kemudian tes ini berakhir.

Bagi calon dosen FAI (Fakultas Agama Islam) masih harus mengikuti wawancara dengan pejabat fakultas. Pak Dekan FAI, Prof. Thobroni datang pukul 04.45 dan langsung melakukan wawancara dengan calon dosen FAI.

Begitulah pengalaman hari pertama tes dosen di UMM. Nantikan pengalaman tes dosen UMM di hari kedua. See you!

© Muhammad Amin
#tes #dosen #dosenmuda #UMM #StudentsTodayLeadersTomorrow #kampusputih #kotamalang #kuliah #UMM1964 #FAI #PBA #21082019

Komentar