Tes Dosen UMM hari ke-2

Saya lanjutkan cerita tes dosen UMM di hari kedua. Selepas urusan santri dan gedung Alexandria beres, saya langsung sarapan dan menuju UMM kampus III. Di sana masih cukup pagi ketika saya sampai. Saya segera menuju GKB (Gedung Kuliah Bersama) VI lantai 4. Saya cari di mana kelas yang akan saya masuki untuk tes Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Saya kembali bertemu dengan kawan sewaktu tes dosen kemarin. Kami berbincang panjang soal asal kampus, daerah, jurusan, dan lain-lain.

Pukul delapan lewat, penguji datang. Kita dipanggil satu per satu sesuai urutan presensi yang tertempel di tiap kelas. Saya masuk urutan keempat. Alhamdulillah, tes Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) berjalan lancar. Pertanyaan seputar apa itu Islam secara bahasa dan istilah, 4 dimensi Islam (Aqidah, Syariah, Muamalah, dan Akhlak), NKRI harga mati, sampai dengan konsep khilafah. Untuk kemuhammadiyahan pertanyaan seputar pendirian Muhammadiyah, siapa, di mana, mengapa, kelebihan, kekurangan, kritik, struktur organisasi dari bawah sampai pusat, dan organisasi otonom.

Selesai tes AIK, saya menunggu giliran tes microteaching. Menjelang pukul 11, Pak Syarif, Wadek 2 FAI, datang ke depan kelas dan meminta saya dan kawan saya untuk menuju kantor Fakultas di GKB 2 lantai 5 ruang 5.05 A. Di sana, Pak Syarif dan Kaprodi PBA, Pak Ahmad Fathoni menguji microteaching. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Selepas Zuhur, saya kembali menghadap Pak Syaruf untuk sekadar konfirmasi berkas dan ditanyai beberapa hal. Selesai sudah rangkaian panjang tes dosen UMM selama  dua hari ini. Sekarang tiba waktunya memperbanyak doa dan menunggu pengumuman kelulusan dosen.

Itulah gambaran tes dosen di UMM. Bisa jadi ada kesamaan atau perbedaan dengan tes dosen di kampus lain. Saya menulis hanya sebagai sharing pengetahuan dan pengalaman pribadi. Semoga ada guna dan manfaatnya.

© Muhammad Amin
#tes #dosen #dosenmuda #UMM #UMM1964 #FAI #PBA #22082019 #StudentsTodayLeadersTomorrow #DariMuhammadiyahuntukBangsa

Komentar