Kamis, 12 Maret 2020

Rangkuman Hasil Diskusi bersama @zerowastemalang di @ngalambookfest

Berikut adalah rangkuman hasil diskusi tentang zero waste bersama @zerowastemalang

Berikut adalah 4 re dalam mengolah sampah:
1. Refuse : menolak memakai barang single use (sekali pakai)
2. Reduce : mengurangi penggunaan sesuatu (minimalis)
3. Reuse : pakai kembali barang yang masih bisa berfungsi.
4. Recycle : sampah dipilah, barang direcycle sesuai barangnya.

Sampah organik bila ditimbun terus menimbulkan gas metan, meledak. Biasakan untuk refuse more, recycle less (perbanyak menolak, kurangi memilah dan mengolah sampah).

Memulai zero waste sulit. Sampah itu masalah manusia, maka manusianya yang harus berubah. @zerowastemalang misinya belajar dan mengedukasi. Lalu, mulainya gimana? Dipilih sesuai kemampuan. Misal kalau jajan pakai wadah sendiri, pilah sampah sendiri, bawa tumblr, ada yang pakai komposter. Kemudian dilakukannya bareng-bareng karena kalau dipelajari semua ya berat kalau sendirian.

Bagaimana dengan penggunaan skincare? Skincare-nya sesuai kebutuhan kulit, seperlunya, pilih produsen  yang mau ambil kembali kemasan skincare yang dibuat. Kunci kulit bagus adalah makan sehat.

Hubungan minimalis dan zerowaste? Minimalis dan zero waste : kalau zero waste harus koreksi pola konsumsi, minimalis juga sama.

Maka peran pemerintah adalah membuat aturan yang mendukung zero waste. Mengapa sulit? Karena masyarakat banyak dan beragam. Zero waste berjalan bila didukung masyarakat. Semua pihak harus saling mendukung. Harus ada edukasi masyarakat. Termasuk zero waste adalah energi terbarukan. Maka, terus belajar dan jangan langsung semua dilakukan. Bertahap. Rajin mengedukasi.

Kegiatannya apa saja? Kantong plastik dibuat tidak untuk sekali pakai, berkali-kali, ketika beralih ke kain misalnya nanti sampah kain yang banyak dan dikatakan lebih berbahaya untuk alam, menurut Mbak gimana?

Kita bisa mulai dengan memilah plastik. Efek sampah plastik banyak risiko. Buat bank sampah? Ternyata sampah yang masuk bank sampah lebih banyak daripada yang diolah.

Jawabannya gunakan berkali kali bahan yang lebih berumur panjang. Kalau plastik yang di awal dibuat mungkin tebal. Sedangkan sekarang kan plastik itu tipis.

Apakah hidup tanpa plastik meyakinkan untuk membuat perubahan besar? Gak juga, tetapi hal itu merupakan langkah kecil yang efeknya tidak dalam sekup besar. Efeknya misal memperlambat kerusakan di bumi.

Contoh penerapan zero waste? Memakai pakaian tanpa potongan. Istilahnya zero waste fashion. Lebih peduli terhadap alam. 

"Kita harus mulai berpikir mewariskan bumi yang bagus, bukan hanya rumah bagus yang diwariskan untuk anak cucu kita kelak."

#laporan #rangkuman #diskusi #zerowastemalang @zerowastemalang @ngalambookfest

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. :)

Podcast Sang Pembelajar