Rabu, 01 Juli 2020

Menebar Manfaat dengan Menulis


Allazii 'allama bil qalam. Yang mengajarkan ilmu melalui perantaraan pena. Mengapa sih menulis? Harus ya? Kenapa gak cukup membaca aja? Kenapa gak buat video aja? Berbagai pertanyaan bergelayut ketika akan memulai langkah pertama menulis.

Meskipun sudah berkali-kali menulis, tetapi motivasi menulis akan tetap menempati first step, langkah pertama. Ia seumpama niat dalam beribadah. Ia akan menentukan seberapa lama dan kuat kita akan tetap menulis bagaimanapun kondisinya.

Bagi saya, mengapa menulis terinspirasi dari ayat Alquran pada paragraf pertama. Juga surat kedua yang turun setelah Al Alaq adalah Al Qalam yang berarti pena. Juga ada sebuah pernyataan Imam Syafii bahwa ilmu bagai binatang buruan, ikatlah buruan itu dengan tali yang kuat (tulisan).

Selain alasan di atas, ada poin kebermanfaatan dalam tulisan. Ketika satu tulisan dibaca oleh sekian banyak orang, tentu pengaruhnya akan luar biasa. Menulis juga sebagai media healing dalam psikologi. Ia adalah suatu terapi kejiwaan yang mampu mengembalikan kondisi jiwa menjadi tenang.

Menulis setelah membaca adalah sebuah keniscayaan. Bahan menulis tentu dari membaca. Tak hanya membaca buku, tetapi juga membaca alam, perasaan, keadaan, prosedur, cara, dan sebagainya. Bacaan adalah bahan bakar utama tulisan. Tanpanya, tulisan tidak berbobot dan nirmakna.

Saya percaya bahwa dengan menulis sejarah menjadi jelas. Tidak bisa dibayangkan bagaimana bila sejarawan malas menulis. Tentu tak ada satu pun manuskrip dan tulisan yang sampai pada kita hari ini. Sebagai penulis, kita pun akan mengukir sejarah, minimal sejarah kita sendiri.

Ketika sesuatu selesai dituliskan, sesungguhnya saat itulah diri kita abadi. Manfaat yang dirasakan oleh pembaca akan berbuah jariah tiada terputus. Menulis juga sarana aktualisasi diri yang disebutkan oleh Maslow dalam hierarki kebutuhan manusia. Aktualisasi diri adalah kebutuhan tertinggi.

Dari semua paparan, intinya dengan menulis, maka manfaat akan dirasakan oleh banyak orang.

#WWS #30HariMenulis #Hari1#WWS6 #day1 #01072020 #SekolahCreator @nasrul_yung @sekolahcreator


1 komentar:

Terima kasih sudah berkunjung. :)

Podcast Sang Pembelajar