Kognitif, seberapa pentingkah ?

Posting Komentar
       

       Kemarin, adikku yang bernama Luqman Al Hakim Perkasa rapotan. Rapot diambil oleh ayah. Sepertinya adikku sudah tahu kalau nilai rapornya hasi UTS beberapa waktu lalu akan menurun. Entah dari siapa dia tahu. Akhirnya benar, ternyata adikku hanya mendapat peringkat 3, turun 2 tingkat dari yang sebelum-sebelumnya. Adikku memang terkenal pintar dan cerdas. Tetapi adikku yang satu ini akhir akhir ini sedang kecanduan dengan yang namanya game, baik game online maupun game offline seperti di HP. Sehingga karena nilainya yang turun, sepertinya setelah ini, adikku tidak diperbolehkan menggunakan HP lagi. Kenapa? Tentunya supaya prestasinya dapat kembali meningkat seperti sebelumnya. 
       Aku berpikir, apa sebenarnya esensi dari sisi kognitif ini. Kognitif berhubungan dengan pikiran, kognitif seseorang terus menerus berkembang sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhannya. Kognitif sendiri dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) diartikan sebagai segala hal yang berdasarkan pada pengetahuan yang empiris. Kognitif memang dianggap satu unsur penting, teruatam dalam hal mengetahui seberapa genius seseorang itu. Tentu kita sering mendengar istilah tes IQ. Tes IQ digunakan untuk mengukur sejauh mana kemampuan intelegensi yang dimiliki setiap orang. Ada yang IQ nya Idiot, normal, atau mungkin ada yang superior. Tapi sesungguhnya tes IQ sendiri tidak dapat menjadi patokan kesuksesan seseorang. Karena sesungguhnya masih banyak unsur lain yang perlu diperhatikan untuk melihat seseorang itu sukses atau tidak. Gardner pun telah mencetuskan sebuah konsep multiintelegensi yang sangat terkenal sampai saat ini. Dengan konsepnya, ia menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki potensi tersendiri yang tentu berbeda satu sama lain. Ada yang pintar di bidang linguistik, matematis-logis, naturalis, verbal, dsb. Oleh karena itu, berkaca dari pengalaman atau cerita adik saya diatas, tentu kita harus memiliki pandangan yang lebih luas bahwasannya setiap manusia telah diberi kelebihan masing-masing oleh Yang Maha Kuasa. Tinggal bagaimana setiap orang dapat menemukan dan mengembangkan potensinya demi kesuksesan masa kini dan masa depan. 
Salam persaudaraan bagi kita semua. 

MUHAMMAD AMIN

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email