Masih Serius Jadi Penulis?⁣


Mau apa pun keinginanmu, satu kunci yang harus dimiliki yaitu konsisten. Mau jadi siswa teladan, ya konsisten belajar setiap hari. Mau jadi pedagang sukses, ya silakan belajar dagang dan berdagang dari mentor yang sudah menghasilkan dengan konsisten. Konsisten belajarnya, konsisten praktiknya.⁣
Dewasa ini, di kehidupan yang serba instan ini, konsistensi banyak teralihkan kepada hal-hal lain seperti hiburan, keinginan yang acuannya nafsu belaka, tak tahan bila harus sedikit lebih berusaha untuk memperoleh hasil yang jauh lebih baik. Banyak yang semangat di awal, melempem di tengah, semangat lagi di akhir. Ketika harus berpisah di kelas katanya, aku belum belajar banyak nih dari kelas ini. Lha, selama ini ke mana saja, halo.⁣
Mentor menulis adalah salah satu orang yang bagi saya sendiri semacam mengoleksinya. Bukan berusaha membandingkan satu dengan yang lain, tetapi lebih kepada ingin memperoleh insight baru dari banyak pihak. Mempelajari model-model pengajaran kepenulisan juga penting, di samping praktik menulis itu sendiri. Bisa jadi setelah ini, buku kita terbit dan diminta mengisi seminar di beberapa tempat. Siapa tahu, kan?⁣
Maka, sedari awal mengikuti kelas apa pun, saya selalu tetapkan pada diri saya sendiri, ini harus diselesaikan sebaik mungkin. Apa pun yang terjadi, halangan sesulit apa pun, harus dilewati demi sampainya diri pada impian. Impian adalah masa depan yang harus ditempuh tidak dengan berleha-leha dan bersantai-santai, tetapi dengan usaha keras, berat. Begitulah kata para ulama yang menyatakan bahwa kesuksesan tidak ditempuh dengan tubuh yang bersantai-santai.⁣
Jujur, awalnya saya kira WWS batch ini hanya semacam seminar kepenulisan yang seperti pernah saya ikuti di banyak tempat dan diadakan oleh kelompok literasi lainnya. Malah saya hanya berpikir bahwa WWS adalah rangkaian dari event menulis antologi puisi yang sayang seribu sayang saya sekadar mendaftar, tetapi tidak mengirim satu puisi pun. Ternyata setelah bergabung di WWS, saya mendapatkan fasilitas yang wah sekali bagi calon penulis.⁣

Mentornya luar biasa sabar dan fast respon ketika diskusi maupun japri. Meskipun belum pernah bertatap muka satu kali pun, saya percaya Kak @nasrul_yung selaku pendiri @sekolahcreator sudah berpengalaman sekali dalam bidang kepenulisan dilihat dari karya, media sosial, juga WWS ini. Satu lagi yang membuat saya kagum adalah harga pendaftaran anggota yang ternyata akan menjadi peserta WWS ini tidak seberapa bila dibandingkan ilmu yang didapat di dalamnya. Tidak hanya ilmu sesungguhnya, tetapi juga sudut pandang, relasi, dan lain-lain.⁣

Tantangan menulis selama 30 hari non stop dengan tema-tema tertentu akan membuatmu semakin kreatif dalam mengembangkan kata menjadi kalimat dan paragraf padu. Selain itu, setiap minggu akan ada materi seputar kepenulisan yang akan semakin menambah pengetahuan seputar menulis buku dari awal sampai penerbitan. FYI, saya mengikuti kelas ini bersamaan dengan rekrutmen anggota Komunitas Pena Senja 2 yang tugasnya juga tidak main-main. Semoga selesai berbarengan dengan semaksimal mungkin.⁣

Alaa kulli haal, terima kasih saya ucapkan kepada Kak @nasrul_yung selaku mentor di WWS Batch 6 ini. Tidak menyangka bisa satu grup dan menjadi kawan dalam memajukan literasi di negeri tercinta. Bagi teman-teman yang ingin bergabung dalam meningkatkan literasi negeri ini, mari belajar bersama Kak @nasrul_yung di WWS Batch 7. Flyer ada di foto kedua. Info lebih lengkap, silakan klik tautan di bio saya, kemudian pilih Join WWS 7. Jangan lupa masukkan ID rekomendasi dari saya SB0260756. Kuy join, jangan sampai ketinggalan, sebelum menyesal nantinya. Karena penyesalan selalu di belakang, kalau di depan namanya pendaftaran. :)⁣

#WWS6 #WWShari29 #NasrulYung #NulisBarengNasrulYung #NebengBarengNasrulYung #day29 #29072020
Muhammad Amin
Magister Pendidikan Bahasa Arab, pemerhati pendidikan dan bahasa. Pengasuh di Mahad Al Qalam MAN 2 Kota Malang

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email